Minggu, 19 Juli 2026

Redakan Ketegangan, Gubernur Jabar Sambangi Kampus Unisba

Kamis, 04 September 2025 10:07 WIB
Redakan Ketegangan, Gubernur Jabar Sambangi Kampus Unisba
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu jajaran pimpinan dan mahasiswa Universitas Islam Bandung (Unisba) untuk meredakan ketegangan pasca insiden gas air mata di kawasan kampus, Selasa (2/9/2025). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendatangi Kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) pasca insiden gas air mata yang sempat masuk ke area kampus Unisba dan Universitas Pasundan (Unpas) di Jalan Taman Sari, Bandung, Senin (1/9/2025) malam.

KDM—sapaan akrab Dedi Mulyadi—tiba seorang diri dan langsung menggelar pertemuan dengan Rektor Unisba, Harits Nu’man, serta jajaran Presiden Mahasiswa Unisba yang dipimpin Kamal Rahmatullah, Selasa (2/9/2025). Pertemuan berlangsung sekitar satu jam dengan tujuan untuk mendapatkan penjelasan komprehensif terkait insiden yang terjadi.

"Hari ini kita bertemu, kemudian bertanya apa yang terjadi. Saya sudah mendapat penjelasan dari teman-teman presiden mahasiswa dan dari Pak Rektor," kata Dedi Mulyadi.

Gubernur menekankan, aksi demonstrasi belakangan ini berpotensi disusupi pihak luar yang tidak terkait mahasiswa maupun kampus. "Yang tidak ada kaitannya dengan tuntutan, sehingga sering terjadi chaos ketika pelaksanaan kegiatan," ujarnya.

Ia menambahkan, rombongan mahasiswa yang berdemo di DPRD Jabar telah kembali ke kampus sekitar pukul 17.00 WIB tanpa menimbulkan keributan. Namun, di luar kampus terjadi pengadangan oleh kelompok tak dikenal.

"Saya bukan penyidik yang bisa mengidentifikasi, tapi kemudian terjadi konflik di jalan karena waktunya malam dan kedua belah pihak sudah lelah," kata KDM.

Sebagai tindak lanjut, Dedi Mulyadi akan memfasilitasi dialog antara mahasiswa, Pemprov Jabar, dan DPRD Jabar. Ia menekankan, seluruh pimpinan fraksi DPRD dan mahasiswa akan hadir serentak agar dialog berjalan murni tanpa intervensi pihak luar. "Sehingga tidak ada lagi orang yang melempar bom molotov, petasan, atau kembang api yang justru bertentangan dengan semangat dialog," tegasnya.

KDM juga mengungkap hasil komunikasinya dengan Kapolda Jabar terkait insiden semalam. Menurut Kapolda, saat patroli gabungan TNI-Polri, ada pihak yang melempari petugas dengan bom molotov sehingga dilakukan tindakan pembubaran agar jalan kembali dapat digunakan.

Gubernur menekankan pentingnya menyampaikan informasi dari kedua belah pihak. "Saya sampaikan penjelasan kedua-duanya. Yang penting tetap beritikad baik agar masalah ini segera selesai dan seluruh tuntutan bisa terakomodasi dengan baik," pungkasnya.

Selain bertemu mahasiswa di Unisba, Gubernur Dedi Mulyadi dijadwalkan menggelar pertemuan dengan para rektor di Gedung Sate pada pukul 13.00 WIB. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
KPK Perkuat Sinergi APH dan Lembaga Pengawasan untuk Berantas Korupsi di Papua
Bobby Nasution Komit Revitalisasi Situs Megalitik Tetegewo di Nias Selatan
Zakiyuddin Ajak Kapolres Baru Perkuat Sinergi Wujudkan Belawan Aman dan Bebas Kriminalitas
Bobby Nasution Ajak Dubes Prancis Kunjungi Situs Megalitik Nias, Dorong Kerja Sama Pariwisata
Kominfo Kota Medan Ajak Mahasiswa Manfaatkan AI Secara Bijak dan Kritis
Wamenkes: One Health Jadi Kunci Kemandirian dan Kedaulatan Kesehatan Indonesia
komentar
beritaTerbaru