Senin, 01 Juni 2026

Wujudkan Sekolah Rakyat, Pemkab Wonogiri Sediakan 7,6 Hektare Lahan

Kamis, 24 April 2025 10:08 WIB
Wujudkan Sekolah Rakyat, Pemkab Wonogiri Sediakan 7,6 Hektare Lahan
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno bersama Kepala Dinas Sosial Anton Tiyas Harjanto memberikan keterangan pers terkait usulan pembangunan Sekolah Rakyat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (22/4/2025). (Dok/Diskominfo Jateng)
Wonogiri (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri menyiapkan lahan seluas 7,6 hektare di Desa Selomoyo, Kecamatan Giriwoyo, untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Rencana ini merupakan bagian dari program Kementerian Sosial Republik Indonesia yang bertujuan memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, menyatakan bahwa lahan tersebut telah dipastikan sebagai aset milik Pemkab dan desain pembangunan telah disusun.

Sekolah ini dirancang untuk menampung hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMK secara gratis, lengkap dengan fasilitas asrama.

“Sekolah ini akan menjadi solusi bagi anak-anak dari keluarga miskin dan anak putus sekolah untuk mendapatkan pendidikan berkualitas secara cuma-cuma,” ujar Setyo saat ditemui di Pendopo Rumah Dinas pada Selasa (22/4/2025).

Ia menambahkan, keberadaan sekolah tersebut juga diharapkan menjadi strategi penanggulangan kemiskinan di daerah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wonogiri, Anton Tiyas Harjanto, menambahkan bahwa kesiapan pembangunan sekolah rakyat telah dipresentasikan di hadapan pemerintah pusat pada Rabu (16/4/2025) lalu. Dari 300 daerah yang mengusulkan, Wonogiri dinilai memiliki kesiapan paling lengkap.

Sekolah rakyat yang diusulkan terdiri dari enam rombongan belajar (rombel) SD, 12 rombel SMP, dan 12 rombel SMK.

Total anggaran pembangunan diperkirakan mencapai Rp180 M dan akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Selain bangunan sekolah dan asrama, fasilitas lain yang direncanakan meliputi rumah susun guru, gedung ibadah, gedung serbaguna, kantin, lapangan olahraga, jogging track, botanical garden, serta pusat kegiatan usaha mikro kecil (UMK).

Meski demikian, Anton menegaskan bahwa rencana ini masih bersifat usulan dan menunggu persetujuan dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Kami belum tahu apakah usulan ini disetujui atau tidak, karena keputusan sepenuhnya berada di tangan Presiden. Tapi, berdasarkan penilaian saat paparan, Wonogiri dinilai paling siap. Kita berdoa saja agar disetujui,” pungkasnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kanada Resmi Umumkan Skuad Final untuk Piala Dunia 2026
Gerakan Bersama Jadi Kunci Cegah Kekerasan di Pesantren
Luis Enrique Ukir Sejarah Setelah Antar PSG Juara Liga Champions
Timnas Indonesia U-19 Tetapkan 23 Pemain untuk Piala AFF U-19 2026
Polrestabes Medan Ungkap 136 Kendaraan Diduga Hasil Kejahatan Disimpan di 8 Gudang
Pemprov Sumut Catat Kemajuan Signifikan Sektor Kesehatan Sepanjang 2025
komentar
beritaTerbaru