Senin, 01 Juni 2026

Menag: Nilai Universal Ajaran Buddhis Perkuat Kearifan Lokal Global

Minggu, 09 Maret 2025 09:20 WIB
Menag: Nilai Universal Ajaran Buddhis Perkuat Kearifan Lokal Global
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menyampaikan sambutan dalam Dialog Kerukunan Umat Buddha bertajuk "Berkumpul Bersama adalah Berkah Mulia" di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Jumat (7/3/2025). (Dok/Kemenag)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menekankan pentingnya universalitas ajaran Buddhis dalam membangun kearifan lokal, baik di Indonesia maupun di tingkat global.

Hal ini disampaikannya dalam Dialog Kerukunan Umat Buddha bertajuk "Berkumpul Bersama adalah Berkah Mulia" yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Buddha di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama (Kemenag) RI, Jakarta Pusat, Jumat.

"Universalitas ajaran Buddhis sangat penting untuk menjadi sendi-sendi kearifan lokal bangsa Indonesia dan dunia. Kerukunan antarumat beragama di Indonesia perlu kita rawat, karena tidak ada kebahagiaan tanpa kerukunan," ujar Menag Nasaruddin.

Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan dialog keagamaan yang bertujuan menciptakan pencerahan bagi masyarakat. "Kami mendukung seminar-seminar seperti ini yang mengajak kita semua untuk menciptakan pencerahan, baik bagi bangsa maupun tanah air," tambahnya.

Lebih lanjut, Menag menekankan bahwa ajaran Buddha mengajarkan nilai-nilai egaliter dan kasih sayang tanpa diskriminasi. "Pribadi Sang Buddha adalah teladan bagi semua umat manusia dalam menjunjung keluhuran. Siapa pun yang membutuhkan bantuan harus dibantu, tanpa memandang agamanya," tuturnya.

Dirjen Bimas Buddha, Supriyadi, menyebut bahwa acara ini dihadiri oleh 54 lembaga keagamaan yang tergabung dalam Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi).

"Hari ini kami mengundang berbagai komunitas umat Buddha yang memiliki potensi besar. Ada 54 lembaga keagamaan dari Permabudhi maupun Walubi yang hadir untuk berdiskusi mengenai pentingnya kerukunan," jelasnya.

Supriyadi juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Agama atas pencerahan yang diberikan kepada umat Buddha Indonesia. Menurutnya, kerukunan umat beragama harus terus dikembangkan, baik di dalam negeri maupun di tingkat global.

"Kami akan terus menggaungkan pentingnya kerukunan, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Kami berencana mengumpulkan para pimpinan Sangha, pimpinan lembaga agama, dan pimpinan pendidikan untuk merumuskan berbagai kegiatan yang dapat memperkuat harmoni antarumat beragama," pungkasnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
Tags
beritaTerkait
Luis Enrique Ukir Sejarah Setelah Antar PSG Juara Liga Champions
Timnas Indonesia U-19 Tetapkan 23 Pemain untuk Piala AFF U-19 2026
Polrestabes Medan Ungkap 136 Kendaraan Diduga Hasil Kejahatan Disimpan di 8 Gudang
Pemprov Sumut Catat Kemajuan Signifikan Sektor Kesehatan Sepanjang 2025
Kasus Whip Pink Diusut, Bareskrim Bidik Konsumen Gas N2O dari Kalangan Selebgram
Mendikdasmen Tinjau Persiapan Sekolah Terintegrasi di Teluk Bintuni
komentar
beritaTerbaru