Jumat, 23 Oktober 2026

Sekdaprov Sumut Dorong Kampus Jadi Pelopor Kemandirian Pangan

Jumat, 23 Oktober 2026 17:35 WIB
Sekdaprov Sumut Dorong Kampus Jadi Pelopor Kemandirian Pangan
Pj Sekda Sumut Timur Tumanggor saat menghadiri peluncuran Kampus Mandiri Pangan Polbangtan Medan di Jalan Binjai KM 10, Rabu (21/10/2026).

Medan (buseronline.com) – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Pj Sekda Sumut) Timur Tumanggor mendorong perguruan tinggi berperan aktif dalam mewujudkan kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan, pengembangan tanaman pangan, penerapan teknologi pertanian, dan penguatan kewirausahaan mahasiswa.

Hal tersebut disampaikan Timur saat menghadiri peluncuran Kampus Mandiri Pangan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan di Jalan Binjai KM 10, pada 21 Oktober 2026.

Timur mengapresiasi program yang digagas Polbangtan Medan tersebut. Ia berharap program ini menjadi percontohan bagi perguruan tinggi lainnya dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lahan untuk mendukung ketahanan pangan.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mampu menerapkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Kita berharap lingkungan perguruan tinggi menjadi contoh pemanfaatan lahan, pengembangan budidaya tanaman pangan, penerapan teknologi pertanian serta pembentukan jiwa kewirausahaan mahasiswa, sehingga ilmu-ilmu yang didapat dari kampus bisa berdampak pada masyarakat," ujar Timur.

Dalam kegiatan tersebut, Polbangtan Medan juga menggelar gerakan menanam cabai serentak se-Sumut. Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat dan lingkungan kampus memanfaatkan lahan yang tersedia, termasuk pekarangan rumah, untuk meningkatkan produksi pangan.

Timur menjelaskan, cabai merupakan salah satu komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi di Sumut. Fluktuasi harga cabai dapat memengaruhi daya beli masyarakat sehingga peningkatan produksi dan ketersediaan komoditas tersebut perlu menjadi perhatian bersama.

"Cabai komoditas yang memiliki pengaruh besar pada inflasi. Fluktuasi harga cabai dapat berdampak langsung ke daya beli masyarakat. Peningkatan produksi dan ketersediaannya perlu menjadi perhatian kita," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Polbangtan Medan, Nurliana Harahap, mengatakan mahasiswa pertanian harus mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk menjawab persoalan di tengah masyarakat, terutama dalam menjaga ketersediaan pangan.

Ia berharap program Kampus Mandiri Pangan dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa sekaligus memperluas gerakan pemanfaatan lahan produktif.

"Kita berharap, kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengimplementasikan keilmuan yang dia dapatkan di kampus. Selain itu, kami juga berharap gerakan pemanfaatan lahan bisa semakin masif sehingga kita bisa mencapai kemandirian pangan," ungkap Nurliana.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumut Abdul Khalim, Ketua TP PKK Tanjungbalai Mashandayani, serta pimpinan instansi vertikal dan BUMD Sumut. Hadir secara daring Bupati Humbang Hasundutan Oloan P Nababan, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, dan Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli.

Melalui program ini, Pemprov Sumut berharap perguruan tinggi dapat menjadi motor penggerak inovasi pertanian dan pemberdayaan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan serta menjaga stabilitas harga komoditas strategis. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Sumut Ingatkan ASN Waspadai Investasi Bodong dan Judi Online
HUT ke-56 BKOW Sumut, Timur Tumanggor Dorong Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga
Pj Sekdaprov Sumut Ajak UMKM Manfaatkan Digitalisasi untuk Naik Kelas
Pemprov Sumut Perkuat Akses Hukum hingga Desa, 713 dari 800 Kasus Berhasil Diselesaikan
Pemprov Sumut dan Kadin Perkuat Kolaborasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Pj Sekdaprov Sumut: Setiap Rupiah APBD Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
komentar
beritaTerbaru