Minggu, 08 November 2026

Kemendikdasmen Perkuat Diplomasi Indonesia-Prancis Lewat Bahasa dan Sastra

Minggu, 20 September 2026 17:30 WIB
Kemendikdasmen Perkuat Diplomasi Indonesia-Prancis Lewat Bahasa dan Sastra
Kemendikdasmen RI memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis melalui diplomasi bahasa dan sastra.

Semarang (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis melalui diplomasi bahasa dan sastra.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, langkah tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap Program Residensi Rimbaud yang mempertemukan penulis internasional dengan masyarakat, akademisi, dan komunitas sastra di Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menyambut penulis Prancis Louis-Philippe Dalembert di Semarang, pada 11 September 2026.

Dalembert merupakan penulis pertama yang mengikuti Program Residensi Rimbaud, sebuah program yang digagas Kedutaan Besar Prancis dan Institut français d'Indonésie (IFI) bersama Pemerintah Kota Semarang.

Program tersebut menjadi wadah pertukaran budaya sekaligus membuka kesempatan bagi penulis internasional untuk mengenal Indonesia secara lebih dekat melalui interaksi dengan masyarakat dan komunitas sastra.

Hafidz Muksin mengatakan, keterlibatan Kemendikdasmen dalam program tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas peran bahasa dan sastra sebagai instrumen diplomasi.

"Badan Bahasa secara terbuka mendukung Louis-Philippe Dalembert dalam menghasilkan karya sastra selama berada di Semarang. Melalui Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, kami akan membantu memberikan informasi serta fasilitasi yang berkaitan dengan bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan literasi," ujar Hafidz.

Program Residensi Rimbaud mengambil nama dari penyair Prancis Arthur Rimbaud. Semarang dipilih sebagai lokasi residensi karena memiliki keterkaitan sejarah dengan penyair tersebut.

Rimbaud tercatat pernah tiba di Semarang pada 1876 dan kemudian melakukan perjalanan menuju Salatiga. Jejak sejarah tersebut menjadi salah satu latar belakang yang memperkuat hubungan antara program residensi dengan Kota Semarang.

Selama tiga bulan, mulai September hingga November 2026, Louis-Philippe Dalembert akan menjalani proses kreatif di Semarang. Novelis dan penyair kelahiran Haiti yang kini bermukim di Paris itu dijadwalkan berkarya di sejumlah lokasi, termasuk Lawang Sewu.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Targetkan 14 Ribu Desa Miliki Akses PAUD, Revitalisasi 19.940 Sekolah
169 Talenta Muda Terima Beasiswa Talenta Indonesia 2026, Siap Lanjutkan Pendidikan Tinggi
99,3 Persen PAUD di Jawa Tengah Dikelola Masyarakat, Pemprov Dorong Pemerataan Pendidikan
Kemendikdasmen Revitalisasi 836 SLB, Prioritaskan Fasilitas Ramah Disabilitas
Kemendikdasmen Dorong Lulusan SMK Isi Peluang Kerja Caregiver di Luar Negeri
ImajiNation 2026 Masuki Babak Final, 6.800 Peserta dari 38 Provinsi Ikuti Kompetisi Koding Visual
komentar
beritaTerbaru