Rabu, 05 Agustus 2026

Pemprov Jateng Luncurkan Pedoman PAUD Emas untuk Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini

Selasa, 04 Agustus 2026 12:49 WIB
Pemprov Jateng Luncurkan Pedoman PAUD Emas untuk Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini
Peluncuran yang dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Bunda PAUD Provinsi Jawa Tengah dan Fakultas Psikologi Undip berlangsung di Horison Ultima Sentraland, Kota Semarang, Senin (3/8/2026).

Semarang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) meluncurkan Buku Pedoman dan Modul PAUD Emas sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Dilansir dari laman Jatengprov, peluncuran yang dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bunda PAUD Provinsi Jawa Tengah dan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) itu berlangsung di Horison Ultima Sentraland, Kota Semarang, Senin.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan pendidikan anak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi anak sejak lahir. Karena itu, diperlukan program pendidikan dan pendampingan yang tepat bagi anak maupun tenaga pendidik PAUD.

"Pendidikan itu dimulai sejak lahir. Tantangannya sekarang adalah bagaimana mengembangkan pendidikan, pendampingan, dan program yang tepat bagi anak-anak maupun pendidik di tingkat PAUD," ujarnya.

Menurut Taj Yasin, Buku Pedoman dan Modul PAUD Emas yang diinisiasi Bunda PAUD Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah akan diterapkan melalui proyek percontohan di empat desa pada empat kabupaten.

Ia juga mengapresiasi kerja sama dengan Fakultas Psikologi Undip yang dinilai dapat memperkuat pendampingan psikologis bagi anak.

Berdasarkan pelaksanaan program dokter spesialis keliling (Speling), keterlibatan psikolog menemukan berbagai persoalan yang dihadapi anak, seperti perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

"Kehadiran buku pedoman ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan PAUD yang bebas dari kekerasan dan bullying," katanya.

Taj Yasin menegaskan, proses pembelajaran di PAUD harus berlangsung menyenangkan dan tidak membebani anak dengan materi pelajaran, sehingga mereka merasa nyaman dan bersemangat mengikuti kegiatan belajar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sadimin, mengatakan rapat koordinasi yang digelar bertujuan memperkuat sinergi antara Bunda PAUD Provinsi dengan Bunda PAUD kabupaten/kota dalam meningkatkan akses dan mutu layanan PAUD di Jawa Tengah.

Menurutnya, PAUD berperan penting dalam membentuk karakter, kemandirian, kemampuan berkomunikasi, kreativitas, serta kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan dasar.

Oleh karena itu, penyelenggaraan PAUD membutuhkan dukungan dari keluarga, masyarakat, pemerintah, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Buku Pedoman PAUD Emas kepada Bunda PAUD desa lokasi proyek percontohan serta pemberian beasiswa kepada lembaga PAUD.

Program PAUD Emas diharapkan menjadi gerakan bersama untuk memperkuat layanan pendidikan anak usia dini berbasis masyarakat dan desa, sekaligus mendukung pelaksanaan wajib belajar satu tahun prasekolah di Jawa Tengah. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Investor AS Siap Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah di Soloraya, Dukung Target Zero Sampah Jateng 2028
418 Posyandu di Kota Pekalongan Bertransformasi Menjadi Posyandu 6 SPM
PMI Jateng Diminta Perkuat Peran dalam Penanganan Bencana dan Kekeringan
Pemprov Jateng Dorong Peternak Terapkan Silase untuk Jaga Produksi Susu Saat Kemarau
Mentan Amran Tegaskan Komitmen Swasembada Susu, Peternakan Terpadu Brebes Siap Produksi 180 Ribu Ton per Tahun
Wagub Jateng Usulkan Pendidikan Vokasi Dimulai Sejak Jenjang SMP
komentar
beritaTerbaru