DWP Jateng Dorong Perempuan Siapkan Kualitas Hidup Sejak Dini
Semarang (buseronline.com) Bertambahnya usia merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Namun, kualitas hidup di usia lanjut dapat dipe
Kesehatan 8 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pertanian (Kementan) RI mulai menggerakkan pengembangan bioetanol nasional berbasis tiga komoditas utama, yakni tebu, ubi kayu atau singkong, dan jagung.
Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman mengatakan pembangunan industri bioetanol harus dibarengi dengan kepastian pasokan bahan baku. Karena itu, pemerintah akan terlebih dahulu menyiapkan kawasan pertanian berskala besar yang terintegrasi dengan industri pengolahan.
Menurut Amran, pengembangan ketiga komoditas akan disesuaikan dengan potensi dan kondisi masing-masing daerah. Tebu menjadi salah satu komoditas utama, sedangkan singkong dan jagung akan dikembangkan di wilayah yang memiliki kesesuaian lahan dan produktivitas tinggi.
Amran menjelaskan, kepastian bahan baku menjadi salah satu faktor penting untuk menarik investasi dalam pembangunan industri bioetanol. Pemerintah akan melakukan konsolidasi lahan dan menyiapkan kawasan produksi sebelum pembangunan pabrik dilakukan secara masif.
"Anggarannya mungkin 30 persen dari BUMN, 70 persen dari swasta dan pasti swasta mau karena tanahnya disiapkan oleh negara," kata Amran.
"Ini tidak boleh monopoli, minimal 30 persen rakyat. Jadi rakyat menikmati. Sekarang nggak boleh di bawah 20, harus 30 persen untuk rakyat. Harus tumbuh bersama kalau negara mau kuat," tegasnya.
Untuk tahap awal, Kementan akan memperkuat pengembangan jagung melalui percontohan di daerah yang menyatakan kesiapan. Setiap kabupaten dapat memperoleh dukungan awal dengan luasan sekitar 500 hingga 1.000 hektare.
Kementan juga menyiapkan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung produktivitas dan mempercepat pengembangan kawasan.
"Yang paling penting adalah tebu. Kita butuh 1 juta hektare. Tadi sudah dihadiri oleh Pak Dirjen dari Kehutanan Planologi, kemudian Deputi dari BUMN. Kita akan bergerak bersama," ujar Amran.
Semarang (buseronline.com) Bertambahnya usia merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari. Namun, kualitas hidup di usia lanjut dapat dipe
Kesehatan 8 menit lalu
Medan (buseronline.com) Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya mengajak Forum Alumni Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (U
Pendidikan 53 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI memperkuat nilai integritas
Hukum & Peristiwa 2 jam lalu
Medan (buseronline.com) Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut baik rencana penabalan marga yang akan diterimanya bersama Ketu
Pendidikan 2 jam lalu
Medan (buseronline.com) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat inflasi sebesar 2,71 persen secara year on year (yoy) pada September 2026
Ekonomi 3 jam lalu
Banda Aceh (buseronline.com) Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan penelitian strategis terkait evaluasi mutu
Hukum & Peristiwa 4 jam lalu
Pati (buseronline.com) Posyandu di Jawa Tengah (Jateng) kini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan.adsenseDilansir dari laman Ja
Kesehatan 5 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan Indeks Integritas Pendidikan (IIP) 2026 sebagai instrumen untuk m
Hukum & Peristiwa 5 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta
Ekonomi 6 jam lalu
Buenos Aires (buseronline.com) Timnas Argentina mengalahkan Benin dengan skor 30 dalam pertandingan persahabatan internasional di Estadio
Olahraga 7 jam lalu