Dekranasda Sumut Siapkan Lima Program Prioritas 2027 untuk Perluas Pasar Produk Kerajinan
Medan (buseronline.com) Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Sumatera Utara (Dekranasda Sumut) menyiapkan lima program prioritas pada
Ekonomi 11 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pertanian (Kementan) RI mulai menggerakkan pengembangan bioetanol nasional berbasis tiga komoditas utama, yakni tebu, ubi kayu atau singkong, dan jagung.
Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman mengatakan pembangunan industri bioetanol harus dibarengi dengan kepastian pasokan bahan baku. Karena itu, pemerintah akan terlebih dahulu menyiapkan kawasan pertanian berskala besar yang terintegrasi dengan industri pengolahan.
Menurut Amran, pengembangan ketiga komoditas akan disesuaikan dengan potensi dan kondisi masing-masing daerah. Tebu menjadi salah satu komoditas utama, sedangkan singkong dan jagung akan dikembangkan di wilayah yang memiliki kesesuaian lahan dan produktivitas tinggi.
Amran menjelaskan, kepastian bahan baku menjadi salah satu faktor penting untuk menarik investasi dalam pembangunan industri bioetanol. Pemerintah akan melakukan konsolidasi lahan dan menyiapkan kawasan produksi sebelum pembangunan pabrik dilakukan secara masif.
"Anggarannya mungkin 30 persen dari BUMN, 70 persen dari swasta dan pasti swasta mau karena tanahnya disiapkan oleh negara," kata Amran.
"Ini tidak boleh monopoli, minimal 30 persen rakyat. Jadi rakyat menikmati. Sekarang nggak boleh di bawah 20, harus 30 persen untuk rakyat. Harus tumbuh bersama kalau negara mau kuat," tegasnya.
Untuk tahap awal, Kementan akan memperkuat pengembangan jagung melalui percontohan di daerah yang menyatakan kesiapan. Setiap kabupaten dapat memperoleh dukungan awal dengan luasan sekitar 500 hingga 1.000 hektare.
Kementan juga menyiapkan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung produktivitas dan mempercepat pengembangan kawasan.
"Yang paling penting adalah tebu. Kita butuh 1 juta hektare. Tadi sudah dihadiri oleh Pak Dirjen dari Kehutanan Planologi, kemudian Deputi dari BUMN. Kita akan bergerak bersama," ujar Amran.
Medan (buseronline.com) Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Sumatera Utara (Dekranasda Sumut) menyiapkan lima program prioritas pada
Ekonomi 11 menit lalu
Balige (buseronline.com) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Toba menargetkan peningkatan perolehan kurs
Regional 53 menit lalu
Bandung (buseronline.com) Pemerintah Kota (Pemko) Bandung terus mendorong transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dengan memperluas
Kesehatan satu jam lalu
Asahan (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama sejumlah kementerian dan lembaga melakukan penilaian tahap akhir Progr
Hukum & Peristiwa 2 jam lalu
Bandung (buseronline.com) Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendorong sektor ritel menjadi salah satu motor penggerak pengentasan kemiskin
Ekonomi 3 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong penguatan kolaborasi dengan Asosiasi Fakultas Ekonomi
Ekonomi 4 jam lalu
Medan (buseronline.com) Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya mendorong lembaga pendidikan Kristen untuk terus meningkatkan kualitas
Pendidikan 4 jam lalu
Bali (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Bali ikut menyebarluaskan nila
Pendidikan 5 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan terhadap 264 Perwira Ti
Hukum & Peristiwa 6 jam lalu
Sragen (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus memperluas akses pelayanan kesehatan melalui program Dokte
Kesehatan 7 jam lalu