Pemkab Kendal Salurkan Hibah Insentif untuk 14.273 Pendidik Keagamaan
Kendal (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Kendal memberikan bantuan hibah insentif kepada 14.273 pendidik keagamaan sebagai bentuk apr
Pendidikan 60 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pertanian (Kementan) RI mulai menggerakkan pengembangan bioetanol nasional berbasis tiga komoditas utama, yakni tebu, ubi kayu atau singkong, dan jagung.
Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman mengatakan pembangunan industri bioetanol harus dibarengi dengan kepastian pasokan bahan baku. Karena itu, pemerintah akan terlebih dahulu menyiapkan kawasan pertanian berskala besar yang terintegrasi dengan industri pengolahan.
Menurut Amran, pengembangan ketiga komoditas akan disesuaikan dengan potensi dan kondisi masing-masing daerah. Tebu menjadi salah satu komoditas utama, sedangkan singkong dan jagung akan dikembangkan di wilayah yang memiliki kesesuaian lahan dan produktivitas tinggi.
Amran menjelaskan, kepastian bahan baku menjadi salah satu faktor penting untuk menarik investasi dalam pembangunan industri bioetanol. Pemerintah akan melakukan konsolidasi lahan dan menyiapkan kawasan produksi sebelum pembangunan pabrik dilakukan secara masif.
"Anggarannya mungkin 30 persen dari BUMN, 70 persen dari swasta dan pasti swasta mau karena tanahnya disiapkan oleh negara," kata Amran.
"Ini tidak boleh monopoli, minimal 30 persen rakyat. Jadi rakyat menikmati. Sekarang nggak boleh di bawah 20, harus 30 persen untuk rakyat. Harus tumbuh bersama kalau negara mau kuat," tegasnya.
Untuk tahap awal, Kementan akan memperkuat pengembangan jagung melalui percontohan di daerah yang menyatakan kesiapan. Setiap kabupaten dapat memperoleh dukungan awal dengan luasan sekitar 500 hingga 1.000 hektare.
Kementan juga menyiapkan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung produktivitas dan mempercepat pengembangan kawasan.
"Yang paling penting adalah tebu. Kita butuh 1 juta hektare. Tadi sudah dihadiri oleh Pak Dirjen dari Kehutanan Planologi, kemudian Deputi dari BUMN. Kita akan bergerak bersama," ujar Amran.
Pelepasan kawasan hutan, kata Amran, akan menjadi pilihan terakhir. "Pokoknya kita jaga lingkungan, tetapi kita juga menjadi swasembada energi atau berdaulat energi," katanya.
"Kalau ini terjadi, minimal itu 8 juta tenaga kerja tercipta dan tenaga kerja permanen. Hebat kan? Hebat Indonesia itu," ujarnya.
"Ini E5, E10, E20 di 2029. Bisa perkiraan kita menuju nanti, bisa kita hitung ya, kalau kita bergerak dari sekarang itu bisa E40 2030, 2031," ungkap Amran.
Amran menegaskan pengembangan bioetanol menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kedaulatan energi dengan memanfaatkan potensi sektor pertanian dalam negeri.
Kendal (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Kendal memberikan bantuan hibah insentif kepada 14.273 pendidik keagamaan sebagai bentuk apr
Pendidikan 60 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Pertanian (Kementan) RI mulai menggerakkan pengembangan bioetanol nasional berbasis tiga komoditas u
Ekonomi 2 jam lalu
Madrid (buseronline.com) Luis de la Fuente dipastikan masih akan menangani Timnas Spanyol hingga 2032. Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF)
Olahraga 3 jam lalu
Keerom (buseronline.com) Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz2026 bersama Polres Keerom, Polda Papua, terus mengembangkan penyidikan t
Hukum & Peristiwa 4 jam lalu
Paris (buseronline.com) Zinedine Zidane resmi mengumumkan skuad perdana Timnas Prancis setelah ditunjuk sebagai pelatih Les Bleus pada Jul
Olahraga 5 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia pada pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Duel dua negara be
Olahraga 6 jam lalu
London (buseronline.com) Manchester United gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Fulham pada pekan kelima Premier League 2026/
Olahraga 6 jam lalu
Madrid (buseronline.com) Atletico Madrid sukses meraih kemenangan atas Real Madrid pada pekan ketujuh La Liga 2026/2027. Bermain di Riyadh
Olahraga 7 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Agustus 2026 tetap kuat dan kredibel. Dilansi
Ekonomi 19 jam lalu
Badung (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, menjadikan integritas sebagai keb
Hukum & Peristiwa 19 jam lalu