Gus Yasin mengatakan, program
beasiswa santri dan pengasuh pesantren merupakan salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pendidikan tinggi bagi kalangan pesantren.
Selain menyampaikan perkembangan program beasiswa, dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur juga menyerahkan tali asih (bisyaroh) kepada 18 santri penghafal Al-Qur'an dari Pondok Pesantren At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia Lelet.
Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para santri yang menghafalkan Al-Qur'an di pondok pesantren yang ada di Jawa Tengah.
Pemerintah Provinsi
Jawa Tengah berharap program beasiswa ini dapat mencetak generasi santri yang unggul, berdaya saing, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional. (R)
beritaTerkait
komentar