Sabtu, 23 Mei 2026

150 Siswa Jabar Ikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak

Sabtu, 23 Mei 2026 17:00 WIB
150 Siswa Jabar Ikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak
Foto bersama sebelum pemberangkatan dari Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Selasa (19/5/2026).

Bandung (buseronline.com) - Sebanyak 150 siswa asal Jawa Barat mengikuti Program Pendidikan Karakter Pancawaluya di Mako TNI Cilandak.

Dilansir dari laman Jabarprov, program yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu mendapat dukungan dari siswa maupun orang tua karena dinilai mampu membentuk disiplin, kepemimpinan, serta karakter generasi muda.

Salah satu orang tua peserta, Heni mengatakan dirinya mendukung penuh keikutsertaan anaknya dalam program tersebut. Menurutnya, sang anak memang memiliki keinginan sendiri untuk mengikuti pendidikan karakter itu.

"Ini memang keinginan anak saya untuk ikut program ini. Sebagai orang tua, saya tentu mendukung karena ini program dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat," ujarnya sebelum pemberangkatan dari Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Selasa.

Ia berharap program tersebut dapat membentuk karakter anak menjadi lebih mandiri, tangguh, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang lebih baik.

"Saya ingin anak saya lebih survive, lebih mandiri, jiwa kepemimpinannya muncul, lebih punya wawasan luas, lebih pintar, lebih bageur, dan lebih cageur," katanya.

Sementara itu, salah satu peserta, Fawad, mengaku merasa gugup karena baru pertama kali mengikuti program pendidikan karakter berbasis kedisiplinan. Meski demikian, siswa SMAN 5 Bandung itu optimistis program tersebut akan memberikan dampak positif bagi dirinya.

"Saya yakin dengan mengikuti program ini, karakter saya bisa berkembang menjadi lebih baik. Insya Allah, kedisiplinan dan karakter saya akan meningkat dari sebelumnya," ujarnya.

Anggota OSIS tersebut mengaku tertarik mengikuti program setelah melihat berbagai aktivitas pendidikan karakter di media sosial. Menurutnya, meski terdapat tantangan dalam proses pendisiplinan, pengalaman tersebut akan menjadi bekal penting untuk masa depan.

"Memang mungkin ada pendisiplinan yang cukup berat, tapi saya yakin semua akan bermanfaat untuk ke depannya," ucapnya.

Peserta lainnya, Gisela, juga mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan selama ini hanya melihat program serupa melalui media sosial dan kini dapat merasakan langsung pengalaman tersebut.

"Perasaannya campur aduk, gugup tapi juga excited. Saya berharap, setelah mengikuti kegiatan ini bisa menjadi pribadi yang lebih baik," katanya.

Menurut Gisela, Program Pendidikan Karakter Pancawaluya bukan hanya diperuntukkan bagi siswa yang dianggap bermasalah, tetapi penting bagi seluruh remaja sebagai bekal menghadapi masa depan.

"Semua remaja perlu disiplin dan pendidikan bela negara. Kami juga calon pemimpin Indonesia Emas 2045, jadi perlu bekal dan kedisiplinan yang kuat," ujarnya.

Program Pendidikan Karakter Pancawaluya menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun karakter generasi muda melalui penguatan disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
KDM Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih
Kolaborasi Pemda Jabar dan BI Diperkuat untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Guru SD Bahasa Inggris, Siapkan Mapel Wajib Mulai 2027
Korbrimob Polri Gelar Latihan Pratama Gegana 2026, Bentuk Personel Elite Profesional
Disdik Jabar Uji Coba Aplikasi SPMB 2026, Targetkan 826 Ribu Siswa Terdata
SE Mendikdasmen Dinilai Jadi Solusi Kepastian Gaji Guru Honorer di Jabar
komentar
beritaTerbaru