"Memang mungkin ada pendisiplinan yang cukup berat, tapi saya yakin semua akan bermanfaat untuk ke depannya," ucapnya.
Peserta lainnya, Gisela, juga mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan selama ini hanya melihat program serupa melalui media sosial dan kini dapat merasakan langsung pengalaman tersebut.
"Perasaannya campur aduk, gugup tapi juga excited. Saya berharap, setelah mengikuti kegiatan ini bisa menjadi pribadi yang lebih baik," katanya.
Menurut Gisela, Program
Pendidikan Karakter Pancawaluya bukan hanya diperuntukkan bagi siswa yang dianggap bermasalah, tetapi penting bagi seluruh remaja sebagai bekal menghadapi masa depan.
"Semua remaja perlu disiplin dan pendidikan bela negara. Kami juga calon pemimpin Indonesia Emas 2045, jadi perlu bekal dan kedisiplinan yang kuat," ujarnya.
Program
Pendidikan Karakter Pancawaluya menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi
Jawa Barat dalam membangun karakter generasi muda melalui penguatan disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan. (R)
beritaTerkait
komentar