Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, dr M Rehulina mengungkapkan bahwa pelaksanaan imunisasi masih menghadapi sejumlah tantangan.
Beberapa di antaranya adalah kekhawatiran orang tua terhadap Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) ringan, beredarnya informasi yang keliru mengenai vaksin, isu kehalalan, faktor keyakinan tertentu, serta kesulitan menjangkau anak-anak yang tidak berada di sekolah formal.
Selain itu, kendala pendataan juga masih terjadi karena sebagian bayi memperoleh imunisasi di fasilitas kesehatan swasta atau praktik mandiri dokter dan bidan yang pelaporannya belum sepenuhnya terintegrasi dengan puskesmas.
Pemerintah berharap berbagai hambatan tersebut dapat diatasi melalui kerja sama semua pihak agar target imunisasi nasional dapat tercapai dan seluruh anak Indonesia terlindungi dari penyakit berbahaya. (R)
beritaTerkait
komentar