Sementara itu, pada ajang
Trail of The Kings by UTMB yang berlangsung pada 12-14 Juni 2026, pelayanan kesehatan dipusatkan di kawasan Danau Toba, khususnya Waterfront City Pangururan dan Pulau Samosir.
Untuk mendukung keselamatan peserta lomba lari lintas alam tersebut,
Dinkes Sumut mendirikan sejumlah posko medis di titik-titik strategis seperti Tuktuk, Waterfront, Race Village, serta berbagai aid station medical post yang tersebar di sepanjang rute perlombaan.
Dalam event tersebut, Dinkes Sumut menerjunkan satu medical director, enam dokter, 14 perawat, 20 paramedis, dan empat petugas tanggap pertama.
Tim tersebut didukung oleh 15 unit ambulans, satu unit helikopter medis BASARNAS, serta satu unit Boat Medic SAR Parapat untuk mengantisipasi kondisi darurat di area perlombaan.
Emir menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Dinkes Sumut dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan memastikan keamanan seluruh peserta selama berlangsungnya kegiatan olahraga bertaraf internasional di Sumut.
"Keselamatan atlet, ofisial, dan peserta menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh personel dan fasilitas kesehatan kami siagakan secara maksimal selama event berlangsung," pungkasnya. (P3)
beritaTerkait
komentar