Selain itu, Amran memastikan tidak ada ruang bagi praktik percaloan, titipan, maupun intervensi pihak tertentu dalam program tersebut. Seluruh perusahaan akan diperlakukan sama tanpa pengecualian.
"Kalau ada yang mengaku keluarga saya, orang dekat saya, atau merasa dibacking oleh siapa pun, langsung saya batalkan. Tidak ada perlakuan khusus," ujarnya.
Untuk menjaga kualitas pelaksanaan program, Kementerian Pertanian akan menerapkan sistem evaluasi berkala terhadap seluruh penyedia benih. Perusahaan dengan kinerja baik akan diprioritaskan dalam program berikutnya, sementara yang tidak memenuhi standar akan dicoret dari daftar mitra pemerintah.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas antara Direktorat Perbenihan Perkebunan dan penyedia produksi benih komoditas kelapa, kopi, kakao, tebu, pala, lada, serta jambu mete sebagai komitmen menjaga integritas, transparansi, dan kualitas benih yang disalurkan kepada petani. (R)
beritaTerkait
komentar