Untuk menekan angka tersebut, BKOW
Jawa Tengah mendorong pembentukan satuan tugas (Satgas) anti-bullying dan antikekerasan di seluruh pesantren di
Jawa Tengah yang jumlahnya mencapai 5.451 lembaga.
"Keberadaan satgas diharapkan menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan ramah bagi santri," kata Nawal.
Dengan jumlah santri mencapai 535.940 orang, keberadaan sistem perlindungan yang kuat dinilai penting guna mendukung kesehatan mental, pembentukan karakter, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak di lingkungan pesantren.
Sementara itu, salah seorang peserta kegiatan, Dinara Kholidya Safina, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru terkait kesehatan mental dan pencegahan bullying.
Menurutnya, pemahaman mengenai batasan-batasan perundungan sangat penting bagi santri untuk menciptakan lingkungan pesantren yang lebih aman dan nyaman. (R)
beritaTerkait
komentar