Bandung (buseronline.com) - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak masyarakat untuk menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan mental melalui aktivitas olahraga serta pemanfaatan ruang publik yang nyaman dan menyenangkan.
Dilansir dari laman Jabarprov, ajakan tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri kegiatan Gerakan Senam Masyarakat yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung di Lapangan Badak, Sabtu.
Menurut Farhan, di tengah berbagai tantangan pembangunan dan tingginya tekanan terhadap daya dukung lingkungan Kota Bandung, masyarakat tetap membutuhkan ruang untuk menyegarkan pikiran sekaligus menjaga kebugaran tubuh.
"Setelah berbagai macam masalah yang rumit, kita tetap harus menyegarkan pikiran dan badan. Alhamdulillah hari ini bisa ramai-ramai berkumpul, berolahraga dan bergembira bersama warga," ujar Farhan.
Ia menilai kebahagiaan warga merupakan salah satu modal penting dalam pembangunan kota. Karena itu, olahraga, udara segar, dan hiburan positif perlu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat guna meningkatkan kualitas hidup.
"Kalau Bandung itu, mesti bahagia luar dalam. Dengan olahraga, udara yang segar dan musik yang menyenangkan, well-being masyarakat akan menjadi lebih baik," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Farhan juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk menghadirkan ruang publik yang lebih inklusif dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. Upaya tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan pembenahan infrastruktur dasar.
Saat ini, Pemko Bandung fokus pada perbaikan jalan melalui pembangunan sistem drainase yang baik agar jalan lebih mulus dan tahan lama. Selain itu, pembangunan trotoar yang ramah bagi pejalan kaki, penyandang disabilitas, dan pesepeda juga menjadi perhatian utama.
"Kita ingin jalan-jalan di Kota Bandung beradab. Ramah terhadap pejalan kaki, disabilitas dan para pesepeda sehingga semua pengguna jalan bisa merasa nyaman," ungkapnya.
Farhan menambahkan, setelah pembenahan infrastruktur dasar selesai, Pemkot Bandung akan melanjutkan pengembangan taman-taman kota yang lebih menarik dan inklusif. Sejumlah taman juga akan ditata ulang, termasuk penyesuaian nama yang mengacu pada nilai sejarah dan toponimi kawasan setempat.
Menurutnya, pembangunan ruang publik tidak hanya bertujuan mempercantik wajah kota, tetapi juga mendukung kesehatan mental masyarakat. Aktivitas olahraga dan interaksi sosial di ruang terbuka dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat secara fisik maupun psikologis.
"Dispora tidak hanya bertanggung jawab terhadap kesehatan fisik tetapi juga kesehatan mental. Karena banyak aktivitas olahraga yang mampu membantu masyarakat menjadi lebih sehat secara mental," tuturnya.
Melalui berbagai program olahraga dan pengembangan ruang publik yang inklusif, Pemko Bandung berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mewujudkan kota yang sehat, nyaman, dan membahagiakan bagi seluruh warganya. (R)
beritaTerkait
komentar