Minggu, 14 Juni 2026

SPPG Jateng Diminta Prioritaskan Telur Lokal untuk Program MBG

Minggu, 14 Juni 2026 17:00 WIB
SPPG Jateng Diminta Prioritaskan Telur Lokal untuk Program MBG
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dalam Rapat Koordinasi Tata Kelola Penyelenggaraan dan Rantai Pasok Bahan Baku MBG di Jawa Tengah yang digelar di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (12/6/2026).
Ia juga menyoroti masih adanya peternak yang menjual telur dengan harga Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram, jauh di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) pemerintah sebesar Rp26.000 per kilogram.

"Kita ingin memastikan ekonomi masyarakat tumbuh. Jangan sampai bahan baku diambil dari masyarakat, tetapi harganya justru di bawah harga acuan pemerintah," katanya.

Koordinator Regional BGN Jawa Tengah, Reza Mahendra menambahkan bahwa kesepakatan tersebut akan menjadi bentuk komitmen bersama untuk mengoptimalkan penyerapan bahan baku lokal. Pengawasan pelaksanaannya akan dilakukan melalui Satgas MBG kabupaten/kota bersama BGN guna memastikan rantai pasok berjalan sesuai tujuan program.

Saat ini, Program MBG di Jawa Tengah telah melibatkan 7.312 UMKM, 2.407 koperasi, 91 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, 161 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), 18 BUMDes Bersama, serta 7.967 pemasok lainnya yang menjadi bagian dari ekosistem penyedia bahan pangan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Dinkes Jateng Gencarkan Edukasi Pencegahan Hipertensi dan Obesitas
Surplus Produksi Picu Harga Telur Anjlok, Peternak Jateng Minta Penyerapan MBG Ditingkatkan
Jateng Jadi Provinsi dengan Peserta Cek Kesehatan Gratis Terbanyak di Indonesia
Lima Daerah di Jawa Tengah Jadi Pilot Project Program Indonesia Sadar Jamu Aman
Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Peluang Investasi Strategis kepada Investor Malaysia
Bunda PAUD Jateng Ajak Orang Tua Perhatikan Kesehatan Mental Anak di Era Digital
komentar
beritaTerbaru