Jumat, 31 Juli 2026

SPPG Jateng Diminta Prioritaskan Telur Lokal untuk Program MBG

Minggu, 14 Juni 2026 17:00 WIB
SPPG Jateng Diminta Prioritaskan Telur Lokal untuk Program MBG
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dalam Rapat Koordinasi Tata Kelola Penyelenggaraan dan Rantai Pasok Bahan Baku MBG di Jawa Tengah yang digelar di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (12/6/2026).
Ia juga menyoroti masih adanya peternak yang menjual telur dengan harga Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram, jauh di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) pemerintah sebesar Rp26.000 per kilogram.

"Kita ingin memastikan ekonomi masyarakat tumbuh. Jangan sampai bahan baku diambil dari masyarakat, tetapi harganya justru di bawah harga acuan pemerintah," katanya.

Koordinator Regional BGN Jawa Tengah, Reza Mahendra menambahkan bahwa kesepakatan tersebut akan menjadi bentuk komitmen bersama untuk mengoptimalkan penyerapan bahan baku lokal. Pengawasan pelaksanaannya akan dilakukan melalui Satgas MBG kabupaten/kota bersama BGN guna memastikan rantai pasok berjalan sesuai tujuan program.

Saat ini, Program MBG di Jawa Tengah telah melibatkan 7.312 UMKM, 2.407 koperasi, 91 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, 161 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), 18 BUMDes Bersama, serta 7.967 pemasok lainnya yang menjadi bagian dari ekosistem penyedia bahan pangan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemprov Jateng Dorong Peternak Terapkan Silase untuk Jaga Produksi Susu Saat Kemarau
Mentan Amran Tegaskan Komitmen Swasembada Susu, Peternakan Terpadu Brebes Siap Produksi 180 Ribu Ton per Tahun
Wagub Jateng Usulkan Pendidikan Vokasi Dimulai Sejak Jenjang SMP
Capaian Program Cek Kesehatan Gratis di Rembang Capai 42,49 Persen
Jateng Perluas Pemanfaatan CNG, Presiden Prabowo Jadikan Percontohan Nasional
KPK Awasi Pelaksanaan SPMB 2026 di Jawa Tengah, Cegah Gratifikasi dan Titipan Siswa
komentar
beritaTerbaru