Rabu, 16 September 2026

SPPG Jateng Diminta Prioritaskan Telur Lokal untuk Program MBG

Minggu, 14 Juni 2026 17:00 WIB
SPPG Jateng Diminta Prioritaskan Telur Lokal untuk Program MBG
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dalam Rapat Koordinasi Tata Kelola Penyelenggaraan dan Rantai Pasok Bahan Baku MBG di Jawa Tengah yang digelar di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (12/6/2026).
Ia juga menyoroti masih adanya peternak yang menjual telur dengan harga Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram, jauh di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) pemerintah sebesar Rp26.000 per kilogram.

"Kita ingin memastikan ekonomi masyarakat tumbuh. Jangan sampai bahan baku diambil dari masyarakat, tetapi harganya justru di bawah harga acuan pemerintah," katanya.

Koordinator Regional BGN Jawa Tengah, Reza Mahendra menambahkan bahwa kesepakatan tersebut akan menjadi bentuk komitmen bersama untuk mengoptimalkan penyerapan bahan baku lokal. Pengawasan pelaksanaannya akan dilakukan melalui Satgas MBG kabupaten/kota bersama BGN guna memastikan rantai pasok berjalan sesuai tujuan program.

Saat ini, Program MBG di Jawa Tengah telah melibatkan 7.312 UMKM, 2.407 koperasi, 91 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, 161 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), 18 BUMDes Bersama, serta 7.967 pemasok lainnya yang menjadi bagian dari ekosistem penyedia bahan pangan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Sekda Jateng Dorong Sekolah Rakyat Siapkan Masa Depan Peserta
Layanan Pijat Dinsos Jateng Bantu Kafilah MTQ Sekaligus Berdayakan Difabel Netra
Pemprov Jateng Perluas Akses Layanan Kesehatan, Dorong Medical Tourism
Pemko Bandung Perketat Pengawasan MBG, Tiga SPPG Masuk Pengawasan Khusus
18 Stan UMKM Jateng Siap Tampilkan Produk Unggulan di Kriyanusa 2026
Posyandu Kenanga Wonosobo Dinilai Penuhi Enam Standar Pelayanan Minimal
komentar
beritaTerbaru