Selasa, 21 Juli 2026

Deteksi Dini dan Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Pengamanan Kesehatan Jemaah Haji

Rabu, 03 Juni 2026 11:16 WIB
Deteksi Dini dan Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Pengamanan Kesehatan Jemaah Haji
Wamenkes Benjamin Paulus Oktavianus saat meninjau proses debarkasi jemaah haji kloter perdana Provinsi Banten di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (2/6/2026).
"Petugas melakukan observasi visual untuk melihat ada tidaknya gejala seperti batuk, pilek, atau demam. Jika ditemukan gejala, jemaah langsung diarahkan ke pos kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Naning.

Ia menambahkan, kondisi kegawatdaruratan yang paling sering ditemukan pada jemaah yang baru tiba adalah serangan jantung dan sesak napas. Karena itu, BBKK Soekarno-Hatta menyiagakan tenaga kesehatan lengkap selama 24 jam untuk menangani berbagai kemungkinan kondisi darurat.

Untuk melayani kedatangan hampir 1.600 jemaah haji pada hari itu, BBKK Soekarno-Hatta menurunkan dokter spesialis kedokteran penerbangan, dokter umum, epidemiolog, perawat, sopir ambulans, hingga tenaga pendukung lainnya.

Wamenkes Benny menegaskan keberhasilan pengamanan kesehatan jemaah haji merupakan hasil kerja sama lintas sektor, mulai dari AirNav, kepolisian, Badan Karantina, otoritas bandara, hingga Angkasa Pura. "Sinergi lintas sektor ini berdampak besar terhadap penurunan kasus kesehatan secara drastis," tutupnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Wamenkes: Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Percepatan Inovasi Kesehatan Nasional
Wamenkes: One Health Jadi Kunci Kemandirian dan Kedaulatan Kesehatan Indonesia
Pemerintah Wajibkan Pelacakan 100 Persen Kontak Erat Pasien TB untuk Percepat Eliminasi 2030
Wamenkes: Obesitas Harus Dipandang sebagai Penyakit Kronis, Jadi Pemicu Utama Diabetes
Bantuan Presiden Prabowo Tiba di Pengungsian Intan Jaya, Satgas Damai Cartenz Salurkan 150 Paket Sembako
Wamenkes Dante Dorong Deteksi Dini Lewat Cek Kesehatan Gratis Mitra Gojek
komentar
beritaTerbaru