"Ini komitmen kami agar para driver keluar rumah mencari rezeki dengan perasaan tenang karena sudah terlindungi," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pencanangan Gerakan Aman Berkendara. Rico Waas mengajak para pengemudi ojol menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dengan memastikan penggunaan helm standar, kelengkapan spion, serta kondisi kendaraan yang layak jalan.
Selain itu, Pemko Medan juga membuka ruang komunikasi bagi para pengemudi untuk melaporkan berbagai persoalan di lapangan, mulai dari praktik jukir liar hingga intimidasi, agar dapat segera ditindaklanjuti aparat dan Dinas Perhubungan.
"Kita ingin pemerintah, aparat, dan pengemudi terkoneksi. Kalau ada masalah di lapangan, laporkan. Jangan dibiarkan," tegas Rico Waas.
Melalui sinergi antara Pemko Medan, BPJS Ketenagakerjaan, dan komunitas ojol, diharapkan para pengemudi dapat bekerja dengan lebih aman, tenang, dan terlindungi demi keberlangsungan ekonomi keluarga mereka. (P3)
beritaTerkait
komentar