Sabtu, 25 April 2026

Patroli Malam Diperketat, Kecamatan Medan Deli Antisipasi Begal dan Tawuran

Sabtu, 25 April 2026 16:40 WIB
Patroli Malam Diperketat, Kecamatan Medan Deli Antisipasi Begal dan Tawuran
Kecamatan Medan Deli mengintensifkan patroli malam melalui Posko Trantibum serta mengaktifkan poskamling sebagai langkah utama mengantisipasi begal dan gangguan keamanan lainnya, Kamis (23/4/2026).

Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kecamatan Medan Deli mengintensifkan patroli malam melalui Posko Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) serta mengaktifkan pos keamanan lingkungan (poskamling) sebagai langkah antisipasi terhadap aksi begal dan gangguan keamanan lainnya.

Camat Medan Deli M Aidiel Putra Pratama mengatakan patroli Trantibum dilaksanakan setiap malam dengan melibatkan unsur tiga pilar, yakni kecamatan, TNI, dan Polri.

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB. "Patroli kita lakukan setiap malam bersama Koramil dan Polsek, mulai pukul 10 malam sampai pagi," ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Dalam patroli tersebut, petugas berkeliling wilayah untuk memantau aktivitas warga. Mereka juga membubarkan kelompok pemuda yang berkumpul di pinggir jalan guna mencegah potensi tawuran maupun tindak kriminal.

Selain itu, pihak kecamatan telah memetakan titik-titik rawan serta lokasi poskamling di setiap lingkungan. Pengawasan ke depan akan diperkuat melalui pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis.

"Wilayah sudah kita petakan, termasuk titik rawan dan poskamling. Nantinya akan dipasang CCTV disertai pemberitahuan bahwa area diawasi, agar pelaku kejahatan mengurungkan niatnya," jelas Aidiel.

Terkait kasus begal, Aidiel menyebut situasi masih relatif terkendali. Dalam dua bulan terakhir, hanya tercatat satu kejadian yang terjadi di kawasan Titi Papan beberapa hari lalu. "Selama saya kurang lebih dua bulan di sini, baru satu kasus," katanya.

Meski demikian, potensi gangguan keamanan lain seperti tawuran antar kelompok, baik geng motor maupun antarwarga, tetap menjadi perhatian serius.

Ia mengakui luasnya wilayah Medan Deli menjadi tantangan dalam menjangkau seluruh titik secara bersamaan. Namun, pemetaan wilayah rawan menjadi dasar dalam menentukan prioritas patroli.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, masyarakat juga didorong untuk aktif melalui poskamling. Selain menjaga keamanan, poskamling dinilai menjadi sarana interaksi warga untuk saling bertukar informasi dan meningkatkan kewaspadaan lingkungan.

"Sesuai arahan Wali Kota, kita aktifkan poskamling di setiap lingkungan. Selain menjaga keamanan, ini juga menjadi tempat berkumpul dan bertukar informasi antarwarga," tutupnya. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
3.800 Personel Disiagakan, Pemko Medan Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Gangguan Keamanan
Wakil Wali Kota Medan Dorong Sinergi Perbaikan Layanan Kesehatan
Pemko Medan Sambut Kehadiran RS Awal Bros, Perkuat Layanan Kesehatan
Kasus Malaria di Medan Didominasi Impor, Dinkes Pastikan Nihil Penularan Lokal
Wakil Wali Kota Medan Paparkan Program Perlindungan Sosial untuk Ojol kepada Kojira
Realisasi PAD Medan Capai 19,91 Persen, Wali Kota Tekankan Optimalisasi Pajak
komentar
beritaTerbaru