Kamis, 11 Juni 2026

Perempuan Lansia Gaungkan Nilai Antikorupsi di KPK dalam Semangat Kartini

Minggu, 19 April 2026 14:40 WIB
Perempuan Lansia Gaungkan Nilai Antikorupsi di KPK dalam Semangat Kartini
Semangat Raden Ajeng Kartini dihidupkan kembali dengan cara yang berbeda di Gedung ACLC KPK, Jakarta, 16 April 2026.

Jakarta (buseronline.com) - Semangat Raden Ajeng Kartini dihidupkan kembali dengan cara yang berbeda di Gedung ACLC Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta.

Dilansir dari laman KPK, puluhan perempuan penggiat seni berusia di atas 60 tahun berkumpul dalam seminar bertajuk "Perempuan Tangguh, Perempuan Berintegritas".

Kegiatan ini merupakan kolaborasi KPK melalui Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi (Soskam) bersama komunitas Angklung Perempuan Indonesia (API), yang bertujuan menanamkan nilai integritas melalui pendekatan budaya.

Baca Juga: Kemensos Percepat Renovasi Sentra Kartini Temanggung untuk Dukung Sekolah Rakyat

Direktur Soskam KPK, Amir Arief menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak seharusnya berhenti pada seremoni semata.

Ia menilai momentum ini perlu dimaknai sebagai upaya menghidupkan kembali pemikiran Kartini, terutama terkait pentingnya pendidikan dalam pemberantasan korupsi.

"Perempuan memiliki peran kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga. Dari situlah nilai integritas tumbuh, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat," ujar Amir.

Menurutnya, perempuan memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai antikorupsi, khususnya di lingkungan keluarga. Peran tersebut dinilai mampu melahirkan generasi yang berintegritas dan berkontribusi pada terciptanya masyarakat bebas korupsi.

Amir juga mengapresiasi keterlibatan aktif anggota API yang mayoritas berusia lanjut. Ia menegaskan bahwa usia bukan menjadi penghalang untuk terus berkontribusi dalam menyuarakan nilai-nilai integritas.

Tokoh perempuan Okky Asokawati turut menyoroti pentingnya peran perempuan dalam mendorong perubahan sosial. "Integritas bukan hanya kejujuran, tetapi juga mencakup komitmen, keadilan, dan kesetaraan. Ketika perempuan memegang nilai-nilai ini, dampaknya akan luas bagi masyarakat," ujarnya.

Ia juga menekankan peran perempuan sebagai mitra strategis dalam keluarga, termasuk dalam mengingatkan pasangan agar tetap berada pada jalur yang benar. Dalam konteks ini, perempuan dinilai menjadi bagian penting dalam ekosistem pencegahan korupsi yang dimulai dari lingkup keluarga.

Selain diskusi, kegiatan ini juga diwarnai penampilan angklung oleh anggota API. Alunan musik tradisional tersebut menjadi simbol bahwa pesan antikorupsi dapat disampaikan secara sederhana, membumi, dan menyentuh.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
KPK Soroti Praktik Pungli dan Gratifikasi dalam Penerimaan Murid Baru
KPK Lelang 108 Aset Rampasan Korupsi Senilai Rp311 Miliar, Masyarakat Bisa Ikut Open Bidding
KPK: Gratifikasi Ancam Integritas, Kesadaran Antikorupsi Harus Diperkuat
KPK Tanamkan Budaya Antikorupsi kepada Pelajar Lewat ACFFEST
KPK Terbitkan SE Pencegahan Korupsi dalam SPMB 2026
komentar
beritaTerbaru