Kamis, 11 Juni 2026

KPK Gelar Safari Keagamaan, Gaungkan Nilai Antikorupsi di Tiga Daerah

Sabtu, 18 April 2026 13:49 WIB
KPK Gelar Safari Keagamaan, Gaungkan Nilai Antikorupsi di Tiga Daerah
Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo foto bersama dengan lainnya saat kegiatan di Pondok Pesantren Darussalam, Purwokerto, Rabu (15/4/2026).

Banyumas (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Safari Keagamaan bertema "Menjaga Amanah, Merawat Integritas" di Banyumas, Cilacap, dan Purbalingga pada 15-17 April 2026.

Dilansir dari laman KPK, kegiatan ini bertujuan memperkuat nilai kejujuran dan amanah sebagai upaya pencegahan korupsi melalui pendekatan keagamaan.

Melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Ditpermas), KPK menggandeng tokoh agama dan masyarakat untuk menyampaikan pesan antikorupsi dari mimbar keagamaan.

Pendekatan tersebut dinilai efektif dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya integritas dalam kehidupan sehari-hari.

Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo mengatakan bahwa peran tokoh agama dan lingkungan pendidikan keagamaan sangat strategis dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi.

"Peran tokoh agama, masyarakat, hingga lingkungan pendidikan keagamaan sangat penting dalam menanamkan nilai antikorupsi," ujar Ibnu saat kegiatan di Pondok Pesantren Darussalam, Purwokerto, Rabu.

Ia menambahkan, pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan melalui penindakan dan perbaikan sistem, tetapi juga melalui penguatan integritas yang diinternalisasikan dalam kehidupan masyarakat.

KPK mendorong penerapan sembilan nilai integritas antikorupsi yang dikenal dengan JUMAT BERSEPEDA KK, yakni jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.

"Setiap pimpinan dan tokoh masyarakat adalah panutan. Karena itu, keteladanan dalam menjunjung transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci," tambahnya.

Dalam kesempatan terpisah di Cilacap, Ibnu kembali menegaskan pentingnya nilai kejujuran dan amanah sebagai fondasi utama integritas.

"Nilai kejujuran, amanah, dan integritas merupakan pondasi utama mencegah korupsi," ujarnya di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Cilacap, Aziz Muslim, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai Safari Keagamaan menjadi penguat bagi para pelayan umat untuk tetap konsisten menjaga amanah.

"Hari ini menjadi support system bagi kita semua untuk bersama-sama menjaga amanah, merawat integritas yang diberikan kepada kita selaku khodimul ummah," katanya.

Safari Keagamaan ini merupakan bagian dari program Ditpermas KPK yang melibatkan tokoh agama, penyuluh, dan masyarakat sebagai ruang refleksi dalam menanamkan nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, KPK berharap pesan antikorupsi semakin membumi dan mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam mencegah praktik korupsi. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji, Negara Rugi Rp622 Miliar
KPK Soroti Praktik Pungli dan Gratifikasi dalam Penerimaan Murid Baru
KPK Lelang 108 Aset Rampasan Korupsi Senilai Rp311 Miliar, Masyarakat Bisa Ikut Open Bidding
KPK: Gratifikasi Ancam Integritas, Kesadaran Antikorupsi Harus Diperkuat
KPK Tanamkan Budaya Antikorupsi kepada Pelajar Lewat ACFFEST
KPK Terbitkan SE Pencegahan Korupsi dalam SPMB 2026
komentar
beritaTerbaru