Selasa, 26 Mei 2026

Puncak Arus Mudik, Kapolri Usulkan Metode First Come First In di Penyeberangan

Rabu, 04 Maret 2026 01:12 WIB
Puncak Arus Mudik, Kapolri Usulkan Metode First Come First In di Penyeberangan
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat koordinasi lintas sektoral pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). (Dok/Humas Polri)
Jakarta (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral terkait pengamanan dan pelayanan arus mudik serta arus balik Lebaran 2026.

Dilansir dari laman Humas Polri, kegiatan tersebut digelar di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Senin. Dalam rapat tersebut, wilayah Banten menjadi salah satu fokus utama.

Pasalnya, kawasan ini akan menjadi pintu gerbang penyeberangan bagi para pemudik dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera.

Sigit menjelaskan, rekayasa lalu lintas serta optimalisasi tiga pelabuhan akan diterapkan guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat puncak arus mudik dan balik.

Di Pelabuhan Merak, skema pengaturan dibagi dalam tiga kondisi, yakni hijau, kuning, dan merah. Pada situasi hijau, antrean kendaraan masih normal dengan tujuh dermaga yang dimanfaatkan untuk penumpang pejalan kaki maupun kendaraan roda empat.

Situasi kuning diberlakukan ketika antrean kendaraan mencapai SPBU Cikuasa Atas. Sementara situasi merah diterapkan jika antrean telah mengular hingga Gerbang Tol Merak.

Pengaturan serupa juga akan diberlakukan di Pelabuhan Ciwandan yang memiliki tiga dermaga. Adapun di Pelabuhan BBJ, pengaturan difokuskan untuk kendaraan besar seperti truk tangki, truk tronton, dan alat berat.

Situasi hijau berlaku saat arus kendaraan lancar, kuning ketika antrean mencapai pintu masuk pelabuhan, dan merah saat buffer zone di PT SMI serta Jalan Lingkar tidak lagi mampu menampung kendaraan.

Pada kesempatan tersebut, Sigit juga mengusulkan penerapan metode first come first in khususnya saat puncak arus mudik. Menurutnya, jika pemudik diwajibkan masuk sesuai tanggal yang tertera pada tiket kapal, berpotensi terjadi penumpukan kendaraan.

“Siapa yang datang lebih dulu, itu yang langsung masuk kapal. Oleh karena itu perlu ada kebijakan bersama terkait penyeberangan,” ujar Sigit.

Polri dijadwalkan menggelar Operasi Ketupat mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Ratusan ribu personel gabungan akan dikerahkan untuk memastikan pengamanan dan pelayanan optimal bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Tahun ini, Operasi Ketupat mengusung tagline “Mudik Aman dan Keluarga Bahagia” dengan mengedepankan langkah preemptive, preventif, serta penegakan hukum guna menjamin kelancaran arus mudik dan balik. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Kemenhub Perkuat Layanan Transportasi Inklusif bagi Kelompok Rentan dan Wilayah 3T
Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad di Bandung
Pertamina Tekankan Peran Strategis NOC dalam Menjaga Ketahanan Energi
Wamenkes Dante Dorong Deteksi Dini Lewat Cek Kesehatan Gratis Mitra Gojek
Semangat Literasi Tumbuh dari Perbatasan, Malinau Jadi Contoh Kolaborasi Pendidikan
Girona Resmi Terdegradasi dari La Liga, Elche Bertahan Usai Bermain Imbang
komentar
beritaTerbaru