Selasa, 08 September 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Kawasan Hutan dan Tambang Ilegal Lewat Pertemuan Mendadak

Rabu, 20 Agustus 2025 14:41 WIB
Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Kawasan Hutan dan Tambang Ilegal Lewat Pertemuan Mendadak
Presiden Prabowo Subianto secara mendadak memanggil sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan beberapa kepala lembaga ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Bogor (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengundang sejumlah menteri Kabinet Merah Putih serta pimpinan lembaga negara ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa malam (19/8/2025).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyebutkan, pertemuan berlangsung secara mendadak dan dilaksanakan secara tertutup selama lebih dari empat jam. Agenda utama rapat adalah membahas langkah penertiban kawasan hutan serta aktivitas pertambangan ilegal.

“Presiden meminta laporan terbaru dari para menteri dan pejabat terkait mengenai perkembangan penanganan masalah hutan dan tambang ilegal. Beliau menekankan perlunya tindakan nyata agar penegakan hukum dapat berjalan efektif,” kata Teddy kepada awak media.

Menurut Teddy, arahan Presiden sejalan dengan sikap tegas yang sebelumnya sudah disampaikan dalam Pidato Kenegaraan. Saat itu, Prabowo menegaskan tidak ada pihak mana pun yang bisa lepas dari hukum hanya karena status atau kekuatan ekonomi.

“Selama saya menjabat Presiden Republik Indonesia, jangan pernah anggap yang besar dan kaya bisa bertindak seenaknya,” tegas Prabowo dalam pidatonya.

Pertemuan di Hambalang turut dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Selain para menteri, hadir pula Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait keputusan akhir dari pertemuan tersebut. Namun, pemerintah menegaskan bahwa langkah penertiban akan terus dikawal demi menjaga kelestarian hutan sekaligus menutup praktik tambang ilegal. (R3)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Nakes Tembus Medan Ekstrem, Layani Warga Terdampak Gempa di Ende
Pemko Medan Ajukan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Jadi Rp7,13 Triliun
Paris FC Kejutkan Marseille 3-2, Sinayoko Cetak Hat-trick
Wakapolri Dorong Penanganan Karhutla Berbasis Prediksi dan Kolaborasi
Espanyol Selamatkan Poin dari Sevilla Lewat Gol Menit ke-97
Arsenal Comeback, Tekuk Chelsea 2-1 di Emirates Stadium
komentar
beritaTerbaru