Jumat, 04 September 2026

Korlantas Polri Evaluasi Turjawali Berbasis Aplikasi, Perkuat Digitalisasi Keselamatan Lalu Lintas

Jumat, 04 September 2026 19:40 WIB
Korlantas Polri Evaluasi Turjawali Berbasis Aplikasi, Perkuat Digitalisasi Keselamatan Lalu Lintas
Korlantas Polri menggelar Rapat Anev Pelaporan Kegiatan Turjawali Tahun Anggaran 2026 berbasis aplikasi.

Jakarta (buseronline.com) - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) Pelaporan Kegiatan Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Tahun Anggaran 2026 berbasis aplikasi.

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan jajaran Polda dari seluruh Indonesia dan dibuka oleh Kasubdit Tatib Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol Ari Satmiko, yang mewakili Dirgakkum Korlantas Polri. Kegiatan berlangsung di salah satu hotel di kawasan Cililitan, Jakarta Timur, pada 2 September 2026.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Ari Satmiko menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepolisian serta penguatan keselamatan masyarakat di jalan raya.

Menurut Ari, lalu lintas dan angkutan jalan memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas masyarakat serta mendukung pembangunan dan integrasi nasional. Karena itu, kepolisian dituntut untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik.

"Lalu Lintas dan Angkutan Jalan merupakan urat nadi kehidupan yang mempunyai peran strategis dalam mendukung pembangunan dan integrasi nasional. Kepolisian sebagai bagian dari institusi pelayan publik perlu terus berkembang dan berinovasi guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat luas," ujar Ari saat membacakan sambutan pembukaan.

Dalam kegiatan Anev tersebut, turut dipaparkan evaluasi data kecelakaan lalu lintas nasional yang bersumber dari sistem Integrated Road Safety Management System (IRSMS).

Seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di Indonesia yang mencapai lebih dari 173,5 juta unit kendaraan terdaftar, Korlantas Polri terus mendorong modernisasi sistem pemantauan lalu lintas.

Salah satunya melalui optimalisasi aplikasi Turjawali. Aplikasi tersebut memungkinkan pelaporan kegiatan personel di lapangan dari tingkat Polda, Polres hingga Polsek dapat dipantau melalui ruang kendali secara real-time.

Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan mampu menghasilkan data yang valid dan akurat sebagai dasar dalam menentukan strategi pengamanan lalu lintas.

Dengan adanya data tersebut, penempatan personel dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran, khususnya pada lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, seperti titik rawan kecelakaan atau black spot, lokasi rawan pelanggaran, maupun kawasan rawan kemacetan.

Digitalisasi Turjawali juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap pelaksanaan tugas personel di lapangan. Data kegiatan yang tercatat dalam sistem dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah-langkah penanganan lalu lintas di masing-masing wilayah.

Kombes Pol Ari Satmiko meminta seluruh peserta Anev menjadikan hasil evaluasi sebagai bahan perbaikan dalam pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas pelaksanaan Turjawali harus terus dilakukan untuk mendukung terciptanya Kamseltibcarlantas, yakni keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Melalui penguatan sistem digital dan pemanfaatan data secara optimal, Korlantas Polri berharap pelayanan kepada masyarakat semakin efektif, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan lalu lintas di Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Korlantas Polri Tingkatkan Kompetensi 50 Personel PJR Lewat Pelatihan dan Sertifikasi
Seragam Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Resmi Diluncurkan, Bawa Filosofi Gorga dan Limar
Pemerintah Terbitkan Izin 25 Prodi PPDS Hospital-Based untuk Perkuat Tenaga Dokter Spesialis di Daerah 3T
Indonesia Catat Sejarah, RSAB Harapan Kita Berhasil Lakukan Operasi Janin Terbuka Pertama
KPK-LKPP Luncurkan AKPK PBJ, Perkuat Integritas Pengadaan Pemerintah
Polda Metro Jaya Siagakan Tim Dokkes Layani Kesehatan Masyarakat Saat Aksi Penyampaian Aspirasi
komentar
beritaTerbaru