Menurut Eko, jaringan tersebut diduga menggunakan pola komunikasi dan pengendalian yang sulit dideteksi. Instruksi kepada pelaku di lapangan dapat diberikan secara bertahap ketika kapal berada di tengah perjalanan.
Untuk mengungkap jaringan tersebut, penyidik memanfaatkan informasi lapangan, human intelligence, teknologi intelijen, serta kerja sama dengan aparat penegak hukum negara lain.
Eko membenarkan adanya korelasi dalam penyelidikan terhadap sejumlah kasus penyelundupan narkotika yang diungkap dalam beberapa pekan terakhir. Namun, penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan keterkaitan antarperkara dan mengidentifikasi pihak yang berada di balik jaringan tersebut.
Bareskrim Polri menegaskan penyelidikan akan terus dilakukan. Penindakan tidak hanya menyasar pelaku yang terlibat langsung dalam penyelundupan, tetapi juga pihak yang diduga menjadi pengendali utama jaringan narkotika dari luar negeri. (R)
beritaTerkait
komentar