"Setiap unit kerja didorong memperkuat sistem pengendalian internal dan menutup berbagai celah penyimpangan, termasuk menguatkan kebijakan pengendalian gratifikasi dan mengelola konflik kepentingan," ujarnya.
Inspektur VI
Kementerian PU, Wawan Yunarwanto menjelaskan PRESTASI tahun ini diikuti 39 peserta dari tujuh unit organisasi. Selama empat hari pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan materi tentang kepemimpinan berintegritas, tetapi juga mengikuti diskusi, refleksi, dan berbagi pengalaman sebagai bagian dari upaya membangun budaya integritas.
"Kami berharap seluruh peserta menjadi penggerak transformasi budaya integritas yang mampu menghadirkan tata kelola Kementerian PU yang semakin bersih dan profesional," kata Wawan.
Pelatihan PRESTASI dirancang untuk menumbuhkan tiga pilar utama integritas, yakni keyakinan, daya nalar, dan keberanian moral. Para peserta juga dibekali materi mengenai strategi pembangunan integritas ASN, delik tindak pidana korupsi, pemetaan risiko korupsi, hingga penyusunan Rencana Aksi Aktualisasi Integritas yang akan dipantau
KPK selama sembilan bulan ke depan. (R)
beritaTerkait
komentar