Jumat, 17 Juli 2026

KPK Dorong Kementerian PU Perkuat Tata Kelola dan Integritas Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 17 Juli 2026 13:40 WIB
KPK Dorong Kementerian PU Perkuat Tata Kelola dan Integritas Pembangunan Infrastruktur
Pelatihan Refleksi dan Aktualisasi Integritas yang digelar Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi ACLC KPK bagi jajaran Kementerian PU di Balai Pengembangan Kompetensi Kementerian PU Wilayah IV Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/7/2026).
"Setiap unit kerja didorong memperkuat sistem pengendalian internal dan menutup berbagai celah penyimpangan, termasuk menguatkan kebijakan pengendalian gratifikasi dan mengelola konflik kepentingan," ujarnya.

Inspektur VI Kementerian PU, Wawan Yunarwanto menjelaskan PRESTASI tahun ini diikuti 39 peserta dari tujuh unit organisasi. Selama empat hari pelatihan, peserta tidak hanya mendapatkan materi tentang kepemimpinan berintegritas, tetapi juga mengikuti diskusi, refleksi, dan berbagi pengalaman sebagai bagian dari upaya membangun budaya integritas.

"Kami berharap seluruh peserta menjadi penggerak transformasi budaya integritas yang mampu menghadirkan tata kelola Kementerian PU yang semakin bersih dan profesional," kata Wawan.

Pelatihan PRESTASI dirancang untuk menumbuhkan tiga pilar utama integritas, yakni keyakinan, daya nalar, dan keberanian moral. Para peserta juga dibekali materi mengenai strategi pembangunan integritas ASN, delik tindak pidana korupsi, pemetaan risiko korupsi, hingga penyusunan Rencana Aksi Aktualisasi Integritas yang akan dipantau KPK selama sembilan bulan ke depan. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
KPK dan KPPU Perkuat Sinergi Cegah Korupsi dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
KPK Tahan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab dalam Kasus Dugaan Pemerasan
KPK Perkuat Kapasitas Penyuluh Antikorupsi Lewat Pelatihan Public Speaking
KPK Awasi Pelaksanaan SPMB 2026 di Jawa Tengah, Cegah Gratifikasi dan Titipan Siswa
KPK Tahan Mantan Sekjen MPR RI Terkait Dugaan Gratifikasi Rp30 Miliar
KPK dan Kementerian PU Perkuat Pencegahan Korupsi Proyek Konstruksi Daerah
komentar
beritaTerbaru