Kolaborasi ini turut melibatkan kreator konten Jovial da Lopez dan Andovi da Lopez yang sebelumnya dikenal melalui karya musikal bertema sosial dan politik.
Drama musikal "SIDIK" mengangkat kisah fiktif seorang penyidik
KPK bernama Sidik yang digambarkan menghadapi dinamika penanganan kasus korupsi, proses hukum, hingga kehidupan pribadinya sebagai penegak hukum.
Andovi da Lopez menjelaskan bahwa naskah disusun berdasarkan riset serta wawancara dengan penyidik KPK, serta terinspirasi dari sejumlah perkara lama yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Ia menegaskan cerita tidak mengangkat kasus yang masih berjalan untuk menjaga independensi proses hukum.
Selain pementasan nonkomersial bagi mitra pendidikan dan penyuluh antikorupsi,
KPK juga membuka peluang pertunjukan komersial melalui sistem e-ticketing yang dikelola secara mandiri oleh pihak produksi. Skema ini disebut tetap menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran negara.
KPK menilai pendekatan berbasis seni ini diharapkan mampu memperkuat internalisasi nilai integritas, sekaligus menjadi inspirasi bagi komunitas seni dan pendidikan di berbagai daerah untuk mengembangkan metode serupa dalam kampanye antikorupsi. (R)
beritaTerkait
komentar