Sabtu, 18 April 2026

Indonesia Surplus Pupuk, Pemerintah Buka Peluang Ekspor ke India

Sabtu, 18 April 2026 16:00 WIB
Indonesia Surplus Pupuk, Pemerintah Buka Peluang Ekspor ke India
Wamentan Sudaryono usai menerima audiensi Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, bersama jajaran PIHC di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Ia juga menilai kondisi ini menunjukkan posisi strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas pasokan pupuk, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di tingkat regional.

Dari sisi ketersediaan, stok pupuk nasional saat ini mencapai 1,2 juta ton, dengan tambahan produksi harian sekitar 25.000 ton urea dan 15.000 ton NPK.

Sebelumnya, Sudaryono juga menerima kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Bruce Brazier, guna membahas peluang kerja sama sektor pertanian, termasuk ekspor pupuk urea.

Ia menambahkan, hubungan perdagangan pupuk antara Indonesia dan Australia bersifat timbal balik. Selain mengekspor urea, Indonesia juga mengimpor bahan baku pupuk seperti fosfat dan DAP dari Australia.

"Yang penting adalah bagaimana kita menjaga kepentingan nasional sekaligus hubungan dagang yang sehat," pungkasnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Timnas Indonesia U-23 Kalah Tipis 1-2 dari India, Jadi Evaluasi Jelang SEA Games 2025
komentar
beritaTerbaru