Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Jakarta (buseronline.com) Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 berlangsung meriah dengan dige
Regional 13 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memastikan ketersediaan pupuk nasional dalam kondisi aman di tengah ketegangan geopolitik global yang mengganggu rantai pasok dunia.
Bahkan, Indonesia saat ini mencatat surplus pupuk yang membuka peluang ekspor ke sejumlah negara mitra, termasuk India.
Hal tersebut disampaikan Sudaryono usai menerima audiensi Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, bersama jajaran Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis.
Menurutnya, ketahanan pupuk nasional tetap kuat meski dunia menghadapi dinamika konflik global. Ia menegaskan bahwa petani tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pupuk. "Pupuk kita cukup dan tidak terpengaruh kondisi global, bahkan berlebih," ujarnya.
Sudaryono menjelaskan, kapasitas produksi pupuk nasional saat ini mencapai 14,65 juta ton per tahun. Produksi tersebut terdiri dari urea sebesar 9,36 juta ton, NPK 4,52 juta ton, ZA 750 ribu ton, serta ZK 20 ribu ton.
Dari total kapasitas tersebut, pemerintah mencatat adanya kelebihan pasokan sekitar 1,5 juta ton yang berpotensi untuk diekspor.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kebutuhan dalam negeri tetap menjadi prioritas utama. "Kita utamakan kebutuhan petani dalam negeri terlebih dahulu. Setelah itu, baru kelebihan bisa diekspor," tegasnya.
India menjadi salah satu negara yang menyatakan minat untuk mengimpor pupuk dari Indonesia. Peluang ini dinilai tidak akan mengganggu pasokan domestik karena adanya perbedaan musim tanam antara kedua negara.
Menanggapi hal tersebut, Chakravorty menyampaikan bahwa India siap menjalin kerja sama impor pupuk melalui skema antar pemerintah atau government to government (G2G). "Jika ada surplus, kami akan sangat senang untuk membelinya dari Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PIHC, Rahmad Pribadi menegaskan bahwa kebijakan ekspor akan dilakukan secara hati-hati dengan memperhatikan siklus musim tanam nasional. "Kita tidak akan ekspor saat musim tanam. Ekspor dilakukan hanya ketika kebutuhan dalam negeri benar-benar terpenuhi," jelas Rahmad.
Jakarta (buseronline.com) Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 berlangsung meriah dengan dige
Regional 13 menit lalu
Subulussalam (buseronline.com) Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Subulussalam terus memperkuat perannya dalam meningkatkan mutu pendidik
Pendidikan 57 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) Polri mengerahkan 10 anjing pelacak atau K9 Search and Rescue (SAR) berpengalaman ke Flores, Nusa Tenggara Timur
Hukum & Peristiwa 2 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak dipastikan tidak berhenti pada pemeriksaan awal.adsenseDilansir d
Kesehatan 2 jam lalu
Bolaang Mongondow (buseronline.com) Kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 13 Bolaang Mongondow menjadi harapan baru bagi pelajar b
Pendidikan 3 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bergerak cepat memulihkan layanan kesehatan di sejumlah wilayah Nusa Tenggar
Kesehatan 3 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menyiapkan anggaran sebesar Rp61,1 triliun untuk t
Pendidikan 4 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Bareskrim Polri membongkar dugaan jaringan pengolahan emas ilegal yang hasilnya diduga akan diselundupkan ke lua
Hukum & Peristiwa 5 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap berbagai strategi kreatif di balik keberhasilan kampanye antikorup
Hukum & Peristiwa 6 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memperluas upaya penemuan kasus tuberkulosis (TB) secara aktif dengan memanf
Kesehatan 7 jam lalu