Rabu, 27 Mei 2026

Pemprov Jateng dan Jatim Perkuat Kolaborasi untuk Peningkatan Ekonomi

Senin, 27 Oktober 2025 11:16 WIB
Pemprov Jateng dan Jatim Perkuat Kolaborasi untuk Peningkatan Ekonomi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menandatangani nota kesepahaman kerja sama peningkatan perekonomian daerah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (24/10/2025). (Dok/Humas Jateng)
Surabaya (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) resmi meningkatkan kerja sama strategis guna memperkuat perekonomian di kedua wilayah.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) antara berbagai instansi dan BUMD dari kedua provinsi, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat malam.

Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari sejumlah kerja sama yang telah dijalin sebelumnya antara Pemprov Jateng dan Jatim.

“Kerja sama ini untuk meningkatkan dan menumbuhkan ekonomi baru di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai acara penandatanganan.

Adapun beberapa ruang lingkup kerja sama yang dijalin antara kedua provinsi meliputi berbagai sektor strategis, di antaranya:

- Ketahanan pangan, antara Dinas Ketahanan Pangan Jateng dan Jatim.

- Pemberdayaan koperasi dan UMKM, antara Dinas Koperasi dan UMKM Jateng-Jatim.

- Industri dan perdagangan, melalui kolaborasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan kedua provinsi.

- Pengembangan SDM dan ketenagakerjaan, antara Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jateng-Jatim.

- Pertanian dan perkebunan, terkait perlindungan tanaman dan pengembangan komoditas unggulan.

- Peternakan dan kesehatan hewan, guna memperkuat sektor pangan berbasis protein.

Selain itu, sejumlah BUMD juga ikut menandatangani kerja sama penting, di antaranya PT Jateng Petro Energi (Perseroda) dengan PT Petrogas Jatim Utama, PT Jateng Agro Berdikari (Perseroda) dengan PT Jatim Grha Utama (Perseroda) dan PT Karet Ngagel Surabaya Wira Jatim.

Di sektor swasta, sinergi juga dijalin antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) dari kedua provinsi.

“MoU ini akan segera kami tindaklanjuti, tidak hanya antar-OPD, tetapi juga dengan BUMD, Kadin, dan Hipmi. Sehingga di dua provinsi ini akan tumbuh ekonomi baru di beberapa sektor,” tambah Luthfi.

Ahmad Luthfi menyebut, kerja sama ini merupakan wujud nyata dari pemerintahan kolaboratif (collaborative government). Melalui sinergi lintas wilayah ini, potensi ekonomi kedua provinsi dapat saling melengkapi.

Beberapa potensi yang dikolaborasikan di antaranya pemenuhan kebutuhan susu di Jawa Tengah yang disuplai dari Jawa Timur, serta produksi gula kristal dari Banyumas yang menjadi kebutuhan penting bagi industri di Jawa Timur.

“Kerja sama dan kolaborasi ini untuk memperkuat posisi Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam mendukung kebijakan nasional serta memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat di kedua provinsi,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut kedua provinsi memiliki posisi strategis dalam perekonomian nasional. Ia bahkan mengutip pesan ulama besar, KH Maimoen Zubair, bahwa Jawa Timur dan Jawa Tengah adalah “punjere nusantara” atau pusatnya Indonesia.

“Dhawuh Mbah Kiai Maimoen Zubair, Jawa Timur dan Jawa Tengah harus nyawiji (bersatu). Jadi kalau Pak Gubernur bilang puser, beliau bilang Jawa Timur dan Jawa Tengah itu punjere Indonesia,” ujar Khofifah.

Khofifah menambahkan, kolaborasi ini tidak hanya untuk memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga sebagai langkah menuju kemajuan bersama.

“Harapan kita adalah sinergi, sinergi, sinergi. Kolaborasi, kolaborasi, kolaborasi. Ada potensi besar di Jawa Tengah yang dibutuhkan Jawa Timur, begitu pula sebaliknya. Ini bentuk nyata dari sinergi ekonomi daerah,” tandasnya.

Dengan kerja sama ini, Jawa Tengah dan Jawa Timur diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui sinergi antarsektor dan antarwilayah. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting
Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan
998 Personel Gabungan Amankan Perayaan Idul Adha di Kota Bandung
BGN Gandeng Polri Usut Dugaan Jual Beli Titik SPPG Program MBG
PKK Jateng Gencarkan Gemarikan untuk Tekan Angka Stunting
Bareskrim dan PLN: Blackout Sumatera Dipicu Cuaca Ekstrem, Tidak Ada Unsur Sabotase
komentar
beritaTerbaru