Rabu, 27 Mei 2026

Produk Temanggung Tembus Pasar Baru Lewat Kerja Sama Perdagangan Antardaerah

Selasa, 17 Juni 2025 12:18 WIB
Produk Temanggung Tembus Pasar Baru Lewat Kerja Sama Perdagangan Antardaerah
Wakil Bupati Temanggung, Nadia Muna (kanan), menghadiri penandatanganan kerja sama antardaerah yang digelar di Ballroom Hotel Mariott Harbour Bay, Kepulauan Riau, Sabtu (14/7/2025). (Dok/Diskominfo Jateng)
Temanggung (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Temanggung terus memperluas jangkauan produk unggulan daerahnya melalui kerja sama perdagangan lintas provinsi. Wakil Bupati Temanggung, Nadia Muna, menghadiri penandatanganan nota kesepahaman antardaerah di Ballroom Hotel Mariott Harbour Bay, Kepulauan Riau, Sabtu.

Dalam forum ini, Pemkab Temanggung menjalin kemitraan strategis dengan empat provinsi, yakni Kepulauan Riau, Lampung, Jambi, dan Maluku Utara.

Fokus utama kerja sama tersebut adalah pada sektor perdagangan, dengan menekankan promosi dan distribusi produk lokal Temanggung, seperti kopi, tembakau lembutan, cabai hortikultura, aneka makanan ringan hasil UMKM, serta bata tempel produksi CV Kingdom Kebumen Pringsurat.

Acara penandatanganan turut dihadiri oleh Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Kepri Nyangnyang Haris Pratamur, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta gubernur dari provinsi mitra lainnya. Selain itu, sebanyak 27 bupati dan wali kota dari Jawa Tengah juga hadir, memperlihatkan semangat kolaboratif yang tinggi.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya kerja sama antardaerah sebagai upaya memperkuat sinergi pembangunan nasional. Ia menyebut bahwa total nilai kesepakatan yang berhasil diraih dalam forum ini, yang mencakup berbagai sektor strategis, mencapai hampir Rp400 M.

Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kerja sama ini, khususnya dalam memperluas pasar bagi produk Temanggung. Ia menyebut kemitraan dengan Kabupaten Halmahera Utara dan Kabupaten Bintan menjadi langkah awal yang penting dalam mendongkrak daya saing ekonomi daerah.

“Komoditas unggulan kami, seperti tembakau, kopi, makanan ringan, cabai, dan bata tempel, memiliki kualitas yang sangat baik dan potensi ekonomi yang besar. Melalui kerja sama ini, kami ingin memperkuat jejaring ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Nadia.

Ia juga menegaskan bahwa pembukaan akses pasar baru akan membantu memperluas distribusi produk lokal, mendorong pertumbuhan UMKM, serta mendukung perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Temanggung dalam menjadikan daerahnya sebagai sentra produk unggulan berbasis potensi lokal, dengan daya saing di tingkat nasional bahkan internasional.

Dengan kerja sama lintas daerah ini, produk Temanggung tidak hanya mendapatkan panggung yang lebih luas, tetapi juga membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata dan berkelanjutan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
FIFA dan PSSI Gelar Kampanye “Be Active” untuk Dorong Gaya Hidup Sehat Anak
Pertamina Perkuat Transformasi Digital Berbasis AI, Targetkan EBITDA US$300 Juta pada 2027
Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Fokus Penegakan Hukum Digital lewat ETLE
Uzbekistan Umumkan Skuad Sementara untuk Piala Dunia 2026
Bupati Taput Tinjau Pemulihan Infrastruktur dan Lahan Hunian Korban Bencana di Adian Koting
Presiden Prabowo Tiba di Prancis, Awali Kunjungan Resmi Kenegaraan
komentar
beritaTerbaru