Rabu, 22 Juli 2026

Menkeu Sri Mulyani: Guncangan Ekonomi Global Mengintai, APBN Jadi Penyelamat

Rabu, 09 April 2025 12:40 WIB
Menkeu Sri Mulyani: Guncangan Ekonomi Global Mengintai, APBN Jadi Penyelamat
Menkeu Sri Mulyani Indrawati menjelaskan peran APBN sebagai penyangga ekonomi dalam Sarasehan Ekonomi Nasional, Selasa (8/4/2025). (Dok/Kemenkeu)
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan peran strategis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen utama dalam menghadapi guncangan ekonomi global, termasuk tensi perang tarif dagang yang meningkat belakangan ini.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang digelar Selasa, mengangkat tema “Memperkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional di Tengah Perang Tarif Dagang”.

“APBN merupakan salah satu instrumen dalam pengelolaan ekonomi makro yang sangat diandalkan saat menghadapi berbagai shock atau guncangan,” ujar Sri Mulyani dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa APBN tidak hanya berperan sebagai sumber pendanaan negara, tetapi juga sebagai shock absorber yang melindungi masyarakat dari dampak negatif gejolak ekonomi global. Program-program subsidi seperti BBM, LPG 3 kg, dan listrik disebut mengalami peningkatan volume sebagai bentuk perlindungan pemerintah.

“Subsidi itu diberikan agar masyarakat yang terdampak langsung bisa tetap terlindungi. Ini bukti bahwa APBN bekerja nyata,” tambahnya.

Sri Mulyani juga memaparkan kinerja positif APBN hingga akhir Maret 2025. Penerimaan pajak tercatat mengalami turn around ke angka positif sebesar 9,1%, sementara belanja pemerintah berjalan sesuai target. Defisit anggaran juga masih dalam batas aman, yakni sebesar 2,53%, sesuai UU No. 62 Tahun 2024.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa APBN menjadi instrumen vital dalam mendanai program-program prioritas Presiden Prabowo. Pemerintah, katanya, berkomitmen untuk mengelola APBN secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan agar memberikan kepastian dan kepercayaan bagi investor.

Sarasehan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan Presiden, jajaran Kabinet Merah Putih, serta para pelaku ekonomi nasional untuk menyusun langkah antisipatif dan penguatan daya tahan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
FIFA Umumkan Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026
Messi Buka Suara Usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026
Mahasiswa dan Dosen PBSI UNIKA Medan Tanam Pohon, Wujudkan Nilai Kepramukaan dan Kepedulian Lingkungan
Pemerintah Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik, Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional
PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan
Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Desa
komentar
beritaTerbaru