Rabu, 22 Juli 2026

Presiden Prabowo Apresiasi Kabinet Merah Putih: Pangan Jadi Prioritas Utama

Senin, 24 Maret 2025 12:23 WIB
Presiden Prabowo Apresiasi Kabinet Merah Putih: Pangan Jadi Prioritas Utama
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (21/3/2025), didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Dok/Humas PKH)
Jakarta (buseronline.com) - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja para menteri Kabinet Merah Putih, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Dalam Sidang Kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, Presiden menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran vital bagi stabilitas negara.

"Bulan-bulan ini, terutama selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri, kondisi pangan kita aman dan terkendali. Ini bukan hal yang ringan. Dengan jumlah penduduk yang sangat besar, kita sering khawatir soal ketahanan pangan. Alhamdulillah, tahun ini produksi sangat baik," ujar Presiden Prabowo.

Menurutnya, ketahanan pangan merupakan prioritas utama pemerintah. "Harga saham boleh naik turun, tapi jika pangan aman, negara juga aman," tegasnya.

Presiden Prabowo juga menyebutkan bahwa dirinya terus memantau harga bahan pokok di pasar. Meski harga cabai rawit sempat mengalami kenaikan, ia memastikan kini harga tersebut mulai stabil. Atas pencapaian ini, Presiden memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bekerja keras di sektor pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sangat aktif dalam mengawasi perkembangan harga pangan. Bahkan, dalam satu hari, Presiden bisa meneleponnya hingga tiga kali untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok, terutama beras dan minyak goreng.

"Arahan Bapak Presiden, harga diminta stabil, bila perlu turun. Beliau selalu memantau perkembangan harga secara langsung, bahkan Wakil Menteri Pertanian juga ikut dipantau," ujar Mentan Amran saat meninjau operasi pasar pangan murah di Kalimantan Selatan, Selasa (18/3/2025).

Menurut Mentan Amran, stok pangan nasional, termasuk beras dan minyak goreng, berada dalam kondisi aman dan melimpah. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi harga untuk mengalami lonjakan signifikan.

Untuk menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah, Kementerian Pertanian bersama pemerintah daerah dan BUMN pangan terus menggelar operasi pasar murah di berbagai daerah. Langkah ini bertujuan agar masyarakat tidak terbebani oleh kenaikan harga bahan pokok.

"Kami pastikan operasi pasar terus berjalan agar harga tetap stabil dan masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang," tambah Mentan Amran.

Dengan berbagai langkah strategis ini, pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Lebaran tanpa kekhawatiran terhadap harga kebutuhan pokok. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
FIFA Umumkan Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026
Messi Buka Suara Usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026
Mahasiswa dan Dosen PBSI UNIKA Medan Tanam Pohon, Wujudkan Nilai Kepramukaan dan Kepedulian Lingkungan
Pemerintah Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik, Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional
PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan
Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Desa
komentar
beritaTerbaru