Kamis, 22 Oktober 2026

Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Dorong Peningkatan Pendapatan Petani

Kamis, 22 Oktober 2026 13:00 WIB
Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Pemerintah Dorong Peningkatan Pendapatan Petani
Pemerintah menurunkan HET pupuk bersubsidi hingga 20 persen sebagai upaya menekan biaya produksi pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.
"Dengan harga pupuk bersubsidi yang lebih terjangkau, alhamdulillah biaya produksi bisa ditekan. Jadi biaya yang semula untuk beli pupuk kami alihkan untuk saprodi lain, seperti pestisida dan pupuk mikro," kata Asep.

Ia menambahkan, penurunan biaya produksi yang disertai peningkatan harga jual gabah memberikan peluang lebih besar bagi petani untuk memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan.

Melalui kebijakan penurunan HET pupuk bersubsidi, penguatan distribusi, serta perlindungan harga hasil panen, pemerintah berharap produktivitas dan kesejahteraan petani semakin meningkat.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan dan percepatan swasembada pangan nasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
KPK Petakan 12 Risiko Korupsi di Perguruan Tinggi
NTP Mei 2026 Naik Jadi 127,73, Kesejahteraan Petani Meningkat
Petani OAP Milenial di Merauke Sukses Bangun Rumah dan Sekolahkan Anak dari Hasil Bertani Padi
Pemerintah Cabut 2.231 Izin Distributor Pupuk Bermasalah, Mafia Pangan Dibersihkan
Indonesia Ekspor Perdana 47.250 Ton Urea ke Australia, Perkuat Posisi di Pasar Global dan Dorong Reformasi Pupuk Nasional
Indonesia Ekspor Perdana Pupuk Urea ke Australia, PM Albanese Telepon Presiden Prabowo
komentar
beritaTerbaru