"Pada panen perdana dari ketiga varietas tersebut menghasilkan sekitar 160 buah melon dengan total berat lebih dari dua kuintal," ungkap Bambang.
Ia berharap keberhasilan panen perdana tersebut menjadi awal pengembangan usaha pertanian mandiri bagi Kelompok Tani De Lima. Dengan dukungan fasilitas dan pendampingan, kelompok tani diharapkan mampu meningkatkan keterampilan, mengembangkan produksi, serta memperluas peluang pendapatan warga.
Bambang juga menyampaikan terima kasih kepada PT Yutaka Manufacturing Indonesia atas bantuan pembangunan green house melalui program CSR.
"Kami berharap bantuan program ini dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar dan mendorong kemandirian kelompok tani, serta mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan," ujarnya.
Keberhasilan panen perdana melon premium ini menjadi salah satu upaya mendorong pengembangan pertanian modern di Kabupaten Bekasi. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan kelompok tani diharapkan mampu menciptakan usaha pertanian yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (R)
beritaTerkait
komentar