Selasa, 22 September 2026

Menkeu: Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Gejolak Global

Senin, 21 September 2026 09:40 WIB
Menkeu: Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Gejolak Global
Menkeu RI Suahasil Nazara dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Sementara itu, arus masuk pada Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tercatat sebesar Rp171,6 triliun, sejalan dengan penurunan penerbitan SRBI oleh Bank Indonesia.

Dari sisi fiskal, kinerja APBN hingga akhir Agustus 2026 juga masih menunjukkan kondisi yang kuat. Keseimbangan primer berada dalam posisi positif, sementara defisit anggaran tetap terkendali.

"Pendapatan negara Rp2.055,6 triliun, 65 persen dari target. Belanja negaranya Rp2.295 triliun, maka defisitnya adalah Rp240,1 triliun, yang artinya adalah 0,93 persen dari PDB kita," pungkas Suahasil.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan ekonomi global dan domestik untuk memastikan APBN tetap mampu menjalankan perannya dalam menjaga stabilitas serta mendukung ketahanan perekonomian nasional. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Defisit Rp240,1 Triliun
Menkeu Sebut Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Gejolak Global
Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel
Komisi XI DPR Setujui Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,80 Triliun
Pemerintah Dorong Investasi Berkualitas untuk Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Menkeu Purbaya Dorong FTA dan Energi Bersih Dongkrak Daya Saing Ekspor Indonesia
komentar
beritaTerbaru