Kamis, 08 Oktober 2026

Harga Garam Rakyat Anjlok, Pemprov Jateng Minta Petambak Tahan Penjualan

Kamis, 13 Agustus 2026 14:25 WIB
Harga Garam Rakyat Anjlok, Pemprov Jateng Minta Petambak Tahan Penjualan
Kabid Kelautan, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil DKP Jawa Tengah Lilik Harnadi.
Selain itu, Pemprov Jawa Tengah juga memiliki pabrik garam yang dikelola BUMD PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT). Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 25 ribu ton per tahun.

"Mudah-mudahan petani garam kita masih bisa menahan (penjualan) dulu. Biasanya petambak garam pada saat awal-awal harga masih bagus mereka lepas. Begitu harga mulai turun, nanti akan ditahan di gudang," kata Lilik.

Untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas garam, DKP Jawa Tengah tahun ini juga menganggarkan bantuan 161 rol geomembran kepada kelompok petambak garam.

Selain bantuan tersebut, Bank Indonesia turut memberikan pelatihan produksi garam berstandar nasional. Pemprov Jawa Tengah juga merencanakan bantuan bagi petambak garam miskin melalui Baznas.

"Jadi kita mencoba tidak hanya dari APBD provinsi, tetapi juga lewat bantuan BI dan Baznas. Kalau KKP langsung masuk ke kabupaten," pungkas Lilik. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Nawal Arafah Yasin Dorong Penggunaan AI untuk Tingkatkan Daya Kritis Anak
Bunda PAUD Jateng Dukung Perjuangan Guru PAUD Raih Kesetaraan Hak Profesi
Nawal Dorong Batik Sragen Berkolaborasi dengan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Porprov XVII Jateng Diikuti 7.990 Atlet, Jadi Ajang Pembinaan Menuju PON
Gubernur Jateng Dorong MES Perkuat UMKM dan Ekonomi Syariah
Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih
komentar
beritaTerbaru