Balige (buseronline.com) - Nuansa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Toba dipastikan lebih meriah dibanding tahun sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Toba melalui Christmas Season 2025 mengundang seluruh perantau untuk kembali ke kampung halaman.
Christmas Season, yang akan digelar mulai 15 hingga 29 Desember 2025 di Kota Balige, dirancang menjadi rangkaian kegiatan yang menarik dan meriah.
Acara ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Toba yang dipimpin Bupati Effendi Sintong Panangian Napitupulu SE dan Wakil Bupati Audi Murphy Sitorus SH MSi.
“Dipastikan ada yang berbeda di Kota Balige pada bulan Desember mendatang. Tahun ini Lapak Toba mendapat dukungan penuh Pemkab Toba untuk menggelar Christmas Season sejak 15 hingga 29 Desember,” ujar Staf Ahli Bupati Toba, Sahat Manullang, saat memimpin rapat finalisasi pelaksanaan Christmas Season, Rabu.
Sahat menjelaskan, selama perhelatan ini, sejumlah kegiatan menarik akan digelar, antara lain:
- Pameran UMKM;
- Pentas seni oleh berbagai komunitas;
- Car Free Night pada Sabtu 20 Desember dan Sabtu 27 Desember pukul 18.00 WIB;
- Pemeriksaan kesehatan gratis;
- Hiburan lucky draw;
- Pawai obor pada Senin 22 Desember pukul 18.00 WIB dengan rute Kantor Bupati – Jl Sutomo – Jl Patuan Anggi – Jl TD Pardede – Jl Bukit Barisan, berakhir di Pelabuhan Balige, diikuti pelepasan lampion yang menjadi daya tarik tersendiri.
Christmas Season 2025 mengusung tema “Damai di Hati, Sukacita di Toba”. Menurut Sahat, acara ini menjadi hal baru di Kabupaten Toba, khususnya Kota Balige, sekaligus diharapkan mampu menggerakkan ekonomi kreatif dan promosi pariwisata.
“Kita ingin ini booming dan memanggil anak-anak rantau untuk pulang kampung. Ini pertama kali di Toba dengan warna dan nuansa Natal yang berbeda dari sebelumnya,” ujar Sahat.
Ia juga mengajak perantau untuk pulang dan menyemangati keluarga di kampung halaman (Bona Pasogit) sekaligus memeriahkan Christmas Season Toba Tahun 2025.
“Harapannya, acara ini dapat menggerakkan ekonomi kreatif serta menjadi ajang promosi pariwisata Toba,” pungkas Sahat. (Galung)
beritaTerkait
komentar