Jumat, 10 April 2026

Dua Tahun Lebih Cepat, Sumut Raih UHC Prioritas, Bobby Nasution Minta Pelayanan Maksimal

Kamis, 11 September 2025 10:14 WIB
Dua Tahun Lebih Cepat, Sumut Raih UHC Prioritas, Bobby Nasution Minta Pelayanan Maksimal
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution bersama jajaran Pemprov Sumut dan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah I Nuim Mubarak berfoto bersama usai pertemuan terkait capaian UHC Prioritas di Ruang Kerja Gubernur Sumut, Medan, Selasa (9/9/2025).
Medan (buseronline.com) - Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi mendapatkan predikat Universal Health Coverage (UHC) Prioritas per 1 September 2025, lebih cepat dua tahun dari target awal yang ditetapkan pemerintah daerah. Gubernur Sumut, Bobby Nasution, menegaskan layanan UHC harus lebih optimal dan mudah diakses masyarakat.

Bobby menyampaikan, mulai 1 Oktober 2025, masyarakat yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sumut bisa mendapatkan layanan di fasilitas kesehatan (Faskes) dan rumah sakit hanya dengan menunjukkan KTP. Hal ini bertujuan memastikan seluruh warga terlayani secara merata.

“UHC merupakan salah satu program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, sekaligus menindaklanjuti Asta Cita pemerintahan Bapak Prabowo-Gibran. Program ini memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, dan lainnya,” ucap Bobby Nasution saat pertemuan dengan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah I, Nuim Mubarak, di Ruang Kerja Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa.

Nuim Mubarak menyebutkan, sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025-2029, capaian UHC Sumut sudah mencapai 98,6% dari jumlah penduduk dengan tingkat keaktifan 80%. “Per 1 September, Sumut sudah mendapat predikat UHC Prioritas, lebih cepat dari target dua tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan, BPJS Kesehatan akan memastikan koordinasi layanan di Faskes dan rumah sakit berjalan baik. “Jika ada rumah sakit yang tidak memberikan pelayanan bagi peserta BPJS, kami akan beri teguran, bahkan hingga pemutusan kerja sama,” tegas Nuim.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Muhammad Faisal Hasrimy, menyebutkan kepesertaan JKN per 1 September 2025 sudah mencapai 100,20% dengan tingkat keaktifan 80,27%. Faisal menegaskan, program UHC Sumut akan diluncurkan secara resmi dengan nama Probis Sumut Berkah (Program Berobat Gratis Sumut Berkah) pada akhir bulan ini.

Bobby Nasution meminta seluruh perangkat daerah memastikan layanan UHC dapat dinikmati masyarakat di seluruh kabupaten/kota. Turut hadir pada pertemuan tersebut Sekdaprov Sumut Togap Simangunsong, Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugerah, Kepala BKAD Sumut Timur Tumanggor, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Ady Putra Parlaungan, dan Asisten Deputi Kepesertaan dan Mutu Layanan BPJS Kesehatan Rasinta Ria Ginting.

Dengan pencapaian ini, Sumut menjadi salah satu provinsi pelopor UHC Prioritas, diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan
Momen HUT ke-80 TNI AU, Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur
PMI Siap Salurkan Bantuan untuk Warga Iran
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, Perkuat Daya Saing dan Akses Pasar
Pertamina Borong PROPER 2026, Sabet 14 Emas dan 108 Hijau
komentar
beritaTerbaru