Rabu, 15 April 2026

Pj Gubernur Sumut Kerahkan Tim dan Bantuan untuk Tangani Kasus Kekerasan Anak di Nias Selatan

Jumat, 31 Januari 2025 11:15 WIB
Pj Gubernur Sumut Kerahkan Tim dan Bantuan untuk Tangani Kasus Kekerasan Anak di Nias Selatan
Tim Khusus Pemprov Sumut melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap anak korban kekerasan di Nias Selatan, Rabu (29/1/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni membentuk tim khusus untuk menangani kasus kekerasan terhadap anak di Nias Selatan.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat terhadap dugaan kasus kekerasan yang dialami seorang anak perempuan berusia 10 tahun di wilayah tersebut.

Tim khusus yang dibentuk terdiri dari berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sumut, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta kepolisian.

Tugas utama tim ini adalah mengidentifikasi, menginvestigasi, dan menangani kasus kekerasan pada anak yang tengah menjadi perhatian masyarakat.

“Kekerasan terhadap anak adalah masalah yang sangat serius dan membutuhkan perhatian kita semua. Dengan dibentuknya tim ini, kami berharap dapat meningkatkan perlindungan anak dan menurunkan angka kekerasan terhadap anak di Nias Selatan,” ujar Fatoni melalui keterangannya, Rabu.

Selain melakukan penanganan medis dan psikologis terhadap korban, tim juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan. Tidak hanya itu, tim akan melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak dan pencegahan kekerasan.

Fatoni juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika mengetahui atau menyaksikan kasus kekerasan, baik dalam rumah tangga maupun terhadap anak.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam melindungi anak-anak kita. Jika melihat atau mengetahui kasus kekerasan, segera laporkan,” ujar Fatoni.

Dengan dibentuknya tim ini, Fatoni berharap Sumut dapat menjadi provinsi yang lebih aman bagi anak-anak dan mengurangi angka kekerasan terhadap anak. “Semoga upaya ini bisa memberikan rasa aman bagi seluruh warga, terutama anak-anak,” tambahnya.

Tim khusus ini telah diberangkatkan ke Nias Selatan untuk melihat kondisi anak korban kekerasan secara langsung.

Salah satu anggota tim, dr Nelly Fitriyani dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, mengatakan bahwa tim telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap korban, termasuk penanganan cedera yang dialami. Korban juga telah menjalani pemeriksaan radiologi di Rumah Sakit M Thomsen Gunungsitoli.

“Besok, korban akan diperiksa lebih lanjut oleh dokter spesialis bedah umum. Kami akan terus berkoordinasi untuk menentukan langkah selanjutnya,” kata dr Nelly.

Langkah cepat ini diharapkan dapat memberikan penanganan yang tepat bagi korban serta memastikan pelaku kekerasan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemkab Taput Percepat Pemenuhan Air Bersih Pascabencana
KPK Soroti Risiko Korupsi dalam Pengembangan KEK Galang Batang
Pameran UMKM Meriahkan Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara, 53 Stan Ikut Berpartisipasi
17.372 Guru Non-ASN di Jepara Disasar Program Kartu Guru Sejahtera 2026
KPK OTT Bupati Tulungagung dan Ajudan, Diduga Lakukan Pemerasan hingga Rp5 Miliar
Jawa Tengah Jadi Percontohan Penguatan Kemitraan Program MBG
komentar
beritaTerbaru