Sabtu, 23 Mei 2026

Atlet Paralimpik Rendi Arif Pratama Masuk Bintara Polri, Ikuti Jejak Ayah

Selasa, 01 Oktober 2024 12:09 WIB
Atlet Paralimpik Rendi Arif Pratama Masuk Bintara Polri, Ikuti Jejak Ayah
Rendi Arif Pratama, siswa Bintara Inklusif Polri, menjalani pendidikan di SPN Polda Sumut, mengikuti jejak ayahnya sebagai abdi negara, Hinai, Langkat, Minggu (29/9/2024). (Dok/Humas Polri)
Langkat (buseronline.com) - Rendi Arif Pratama, seorang atlet paralimpik berusia 17 tahun, kini menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumut sebagai siswa Pendidikan dan Pembentukan Bintara (Diktukba) Inklusif Polri. Rendi bercita-cita mengikuti jejak ayahnya, Sersan Kepala (Serka) Hendri Saputra, yang juga seorang abdi negara.

"Saya ingin seperti ayah saya, menjadi abdi negara. Sebelum ada penerimaan anggota disabilitas, cita-cita saya adalah menjadi guru," ungkap Rendi di SPN Polda Sumut, Hinai, Minggu.

Rendi, yang meraih medali perunggu dalam lari cepat 100 meter di Peparpernas X 2023, menceritakan bagaimana ia menemukan informasi mengenai penerimaan Bintara Polri untuk penyandang disabilitas melalui media sosial TikTok. Setelah memberitahukan orang tuanya, mereka segera mencari informasi dan mendaftar di Polres Deliserdang.

Setelah mengikuti serangkaian tes, Rendi berhasil lolos seleksi. Ia menyiapkan fisiknya dengan berlatih berenang dan berlari, serta belajar untuk tes akademik.

Meskipun mengalami perundungan semasa kecil, Rendi belajar untuk bangkit dan berjuang demi impiannya. "Saya dulu tidak menganggap diri saya disabilitas. Ketika diejek, saya berpikir, Saya harus lebih semangat, " katanya.

Rendi mengungkapkan bahwa orang tuanya selalu memberinya dukungan dan motivasi, menyebutnya sebagai "anak istimewa". "Mereka mengajarkan saya untuk mandiri dan tidak lemah," ujarnya.

Setelah memasuki SPN, Rendi terkesan dengan kehidupan disiplin yang dijalaninya. "Saya merasakan, Oh begini sekolah polisi. Dulu saya lemah lembut, sekarang saya lebih tegas," tambahnya.

Polri melalui Biro Pengendalian Personel SSDM Polri merekrut 16 penyandang disabilitas untuk penerimaan Bintara Tahun Anggaran 2024, di mana 3 di antaranya adalah perempuan. Kebijakan inklusif ini merupakan langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan kesempatan yang sama bagi semua kalangan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Wakil Bupati Taput Buka Rapat Pemaparan Rencana Aksi OPD 2026-2029
Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Logistik dan Target Zero ODOL 2027 di Munas Aptrindo
Rakernis Densus 88 Bahas Ancaman Terorisme Digital, Tekankan Pencegahan dan Literasi Masyarakat
Pemko Medan Serahkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Driver Ojol
Pemprov Jateng Rampungkan Kurikulum Perkoperasian untuk SD hingga SMA, Siap Diterapkan Tahun Ajaran 2026/2027
Kasus LSD dan PMK di Temanggung Terkendali, Peternak Diminta Waspada Jelang Idul Adha
komentar
beritaTerbaru