Rabu, 08 Juli 2026

Atlet Paralimpik Rendi Arif Pratama Masuk Bintara Polri, Ikuti Jejak Ayah

Selasa, 01 Oktober 2024 12:09 WIB
Atlet Paralimpik Rendi Arif Pratama Masuk Bintara Polri, Ikuti Jejak Ayah
Rendi Arif Pratama, siswa Bintara Inklusif Polri, menjalani pendidikan di SPN Polda Sumut, mengikuti jejak ayahnya sebagai abdi negara, Hinai, Langkat, Minggu (29/9/2024). (Dok/Humas Polri)
Langkat (buseronline.com) - Rendi Arif Pratama, seorang atlet paralimpik berusia 17 tahun, kini menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumut sebagai siswa Pendidikan dan Pembentukan Bintara (Diktukba) Inklusif Polri. Rendi bercita-cita mengikuti jejak ayahnya, Sersan Kepala (Serka) Hendri Saputra, yang juga seorang abdi negara.

"Saya ingin seperti ayah saya, menjadi abdi negara. Sebelum ada penerimaan anggota disabilitas, cita-cita saya adalah menjadi guru," ungkap Rendi di SPN Polda Sumut, Hinai, Minggu.

Rendi, yang meraih medali perunggu dalam lari cepat 100 meter di Peparpernas X 2023, menceritakan bagaimana ia menemukan informasi mengenai penerimaan Bintara Polri untuk penyandang disabilitas melalui media sosial TikTok. Setelah memberitahukan orang tuanya, mereka segera mencari informasi dan mendaftar di Polres Deliserdang.

Setelah mengikuti serangkaian tes, Rendi berhasil lolos seleksi. Ia menyiapkan fisiknya dengan berlatih berenang dan berlari, serta belajar untuk tes akademik.

Meskipun mengalami perundungan semasa kecil, Rendi belajar untuk bangkit dan berjuang demi impiannya. "Saya dulu tidak menganggap diri saya disabilitas. Ketika diejek, saya berpikir, Saya harus lebih semangat, " katanya.

Rendi mengungkapkan bahwa orang tuanya selalu memberinya dukungan dan motivasi, menyebutnya sebagai "anak istimewa". "Mereka mengajarkan saya untuk mandiri dan tidak lemah," ujarnya.

Setelah memasuki SPN, Rendi terkesan dengan kehidupan disiplin yang dijalaninya. "Saya merasakan, Oh begini sekolah polisi. Dulu saya lemah lembut, sekarang saya lebih tegas," tambahnya.

Polri melalui Biro Pengendalian Personel SSDM Polri merekrut 16 penyandang disabilitas untuk penerimaan Bintara Tahun Anggaran 2024, di mana 3 di antaranya adalah perempuan. Kebijakan inklusif ini merupakan langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan kesempatan yang sama bagi semua kalangan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Polri Tetapkan 32 Tersangka Kasus Pelanggaran Haji dan Umrah, Kerugian Korban Capai Rp116,7 Miliar
Prabowo dan PM Modi Sepakat Perkuat Kerja Sama Jaga Perdamaian Dunia
38 UMKM Meriahkan Festival Sentra Industri dan All About Tahu di Bandung
Mendikdasmen Apresiasi Program Beasiswa Pemkab Rembang, Targetkan Satu Desa Satu Sarjana
KPK Dorong Kampanye Antikorupsi yang Kreatif dan Berdampak di Era Digital
Bupati Taput Lepas 92 Kontingen Pramuka ke Jambore Daerah Sumut 2026
komentar
beritaTerbaru