Senin, 13 Juli 2026

Mendikdasmen Apresiasi Denpasar Education Festival 2026, Dorong Budaya Sekolah Ramah Lingkungan

Senin, 11 Mei 2026 13:15 WIB
Mendikdasmen Apresiasi Denpasar Education Festival 2026, Dorong Budaya Sekolah Ramah Lingkungan
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti saat menghadiri puncak acara di Kota Denpasar, Kamis (7/5/2026).

Denpasar (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengapresiasi penyelenggaraan Denpasar Education Festival (DEF) 2026 sebagai model penguatan pendidikan ramah lingkungan melalui budaya sekolah yang aman, sehat, bersih, dan nyaman.

Festival yang digelar Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar itu mengusung tema "Edugreen: dari Sekolah Sehat Wujudkan Denpasar Bersih" dan berlangsung pada 6-8 Mei 2026.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, saat menghadiri puncak acara di Kota Denpasar, Kamis, Menteri Mu'ti menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan arah kebijakan nasional dalam membangun budaya ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

"Temanya sangat tepat karena mengangkat isu pendidikan ramah lingkungan. Ini penting untuk menindaklanjuti kebijakan Presiden tentang membangun budaya ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah," ujar Mu'ti.

Ia menegaskan, lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan nyaman memiliki hubungan erat dengan motivasi serta prestasi belajar peserta didik. Karena itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong penguatan budaya sekolah aman dan nyaman sebagai bagian dari pembentukan karakter anak Indonesia.

Menurut Mu'ti, langkah Pemerintah Kota Denpasar dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah berbasis sumber patut menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

"Kalau ini bisa diterapkan di semua sekolah, saya yakin kita akan memiliki lingkungan yang bersih dan sehat sehingga anak-anak dapat belajar dengan sebaik-baiknya," katanya.

Selain penguatan akademik, Mu'ti juga menekankan pentingnya pendidikan yang mampu membentuk kepedulian terhadap lingkungan dan sesama. Ia menilai pendidikan harus menyiapkan generasi yang berkarakter dan memiliki kesadaran ekologis di tengah tantangan perubahan iklim dan persoalan sosial.

Senada dengan itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga upaya menumbuhkan semangat, kepedulian, dan cinta terhadap sesama serta lingkungan.

Menurutnya, Pemerintah Kota Denpasar terus mendorong penguatan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kapasitas guru, serta pendidikan karakter berbasis budaya lokal guna menciptakan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

Selain itu, gerakan pengelolaan sampah berbasis sumber terus diperkuat melalui partisipasi warga sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik. Masyarakat juga diajak membiasakan pemilahan sampah, mengurangi penggunaan plastik, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah sebagai bagian dari gerakan kolektif menuju kota yang bersih dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama mengatakan DEF 2026 menjadi ruang apresiasi dan aktualisasi bagi peserta didik, pendidik, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Kota Denpasar.

"Denpasar Education Festival lahir dari semangat untuk menjadikan pendidikan bukan sekadar proses belajar, melainkan perayaan kreativitas, prestasi, inovasi, dan budaya yang tumbuh subur di Kota Denpasar," ujarnya.

Festival tersebut menghadirkan berbagai kegiatan pendidikan dan budaya, mulai dari pameran pendidikan, pentas seni, ajang kreativitas pelajar, hingga peluncuran Senam Vasudhaiva Kutumbakam. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
177 Guru Ikuti Upskilling dan Reskilling Vokasi Seni dan Budaya Gelombang II
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan PM-KKA, Guru Bisa Tingkatkan Kompetensi Secara Daring
Mendikdasmen Dorong Budaya Kerja Kolegial dan Komunikasi Publik di Lingkungan UPT
Kemendikdasmen Bedah Buku "Presiden Solusi", Dorong Budaya Literasi dan Kepemimpinan Generasi Muda
Pendaftaran TKA dan Asesmen Nasional 2026 Dimajukan, Sekolah Diminta Segera Perbarui Data Siswa
Kemendikdasmen Perkuat PAUD dan Pendidikan Dasar melalui Implementasi Wajib Belajar 13 Tahun
komentar
beritaTerbaru