Senin, 04 Mei 2026

Kemendikdasmen Luncurkan Buku Saku 7 KAIH dan Album Lagu Kicau

Senin, 04 Mei 2026 17:00 WIB
Kemendikdasmen Luncurkan Buku Saku 7 KAIH dan Album Lagu Kicau
Kemendikdasmen melalui Ditjen GTK meluncurkan Buku Saku 7 KAIH serta Album Lagu Karya Cipta Kicau di TK Negeri Pembina Tingkat Nasional, Selasa (28/4/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) meluncurkan Buku Saku 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) serta Album Lagu Karya Cipta Lagu Pembelajaran Anak Usia Dini (Kicau). Dilansir dari laman Kemendikdasmen, peluncuran berlangsung di TK Negeri Pembina Tingkat Nasional, Selasa.

Peluncuran ini merupakan bagian dari komitmen Kemendikdasmen dalam memperkuat pendidikan karakter sejak usia dini, sekaligus mendukung Gerakan Numerasi Nasional (GNN) melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikdasmen, Masmidah Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang kini memasuki tahun kedua menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter anak sejak dini.

Ia berharap Buku Saku 7 KAIH dapat menjadi panduan praktis bagi guru dalam menerapkan kebiasaan tersebut secara konkret di lapangan. Selain itu, Album Lagu Kicau dinilai sebagai media pembelajaran yang inspiratif dan menyenangkan.

Lagu-lagu yang disusun tidak hanya memuat unsur numerasi, tetapi juga nilai-nilai karakter yang mudah dipahami dan ditiru oleh anak-anak melalui pembiasaan berkelanjutan.

"Jika seluruh elemen pendidikan berkomitmen dan melaksanakan program ini dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, maka akan terlihat dampak besar dalam pembentukan karakter anak-anak Indonesia," ujar Masmidah.

Direktur Jenderal GTK, Nunuk Suryani, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan kebiasaan masa depan. Menurutnya, guru PAUD dan pendidik PNF memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai positif serta menjadi teladan bagi anak-anak.

"Sejalan dengan visi Kemendikdasmen untuk menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua, Ditjen GTK terus memperkuat kompetensi guru agar mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan berorientasi pada pembentukan karakter," jelasnya.

Buku Saku 7 KAIH hadir dalam dua seri, yaitu untuk Guru PAUD dan Pendidik PNF. Buku ini memuat panduan praktis dalam menanamkan tujuh kebiasaan utama, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.

Kebiasaan tersebut dirancang untuk membentuk anak yang disiplin, mandiri, sehat, dan berdaya saing. Sementara itu, Album Lagu Kicau berisi 40 lagu anak karya guru-guru terpilih dari seluruh Indonesia. Lagu-lagu tersebut disesuaikan dengan tahap perkembangan anak dan dirancang sebagai media pembelajaran interaktif di kelas.

Kemendikdasmen berharap kedua inovasi ini tidak hanya memperkuat aspek kognitif, tetapi juga membentuk karakter serta kebiasaan baik anak sejak dini. "Kami berharap Buku Saku 7 KAIH dan Lagu Kicau dapat menjadi teman belajar dan mengajar bagi guru PAUD dan pendidik PNF di seluruh Indonesia," kata Nunuk.

Guru TK Negeri Pembina, Khairun Nisa, mengapresiasi peluncuran tersebut. Ia menilai Buku Saku 7 KAIH memberikan panduan yang lebih sistematis bagi guru dan orang tua dalam menanamkan kebiasaan baik secara konsisten. Lagu Kicau juga dinilai sederhana, sarat makna, dan mudah diterima oleh anak-anak.

"Selama ini kami bekerja sama dengan orang tua dalam mengimplementasikan 7 KAIH dan memantau melalui jurnal harian. Lagu Kicau membuat anak-anak semakin familiar dan antusias menerapkan kebiasaan baik," ujarnya.

Ia berharap program ini dapat diimplementasikan secara luas dengan dukungan sekolah dan keluarga demi mencetak generasi Indonesia yang berkarakter kuat. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif Lewat Pelatihan Guru, Dorong Kolaborasi Nasional
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Guru Pendidikan Inklusif untuk Perkuat Layanan Setara
Revitalisasi Sekolah di Magelang Berdampak Nyata, Fasilitas Makin Layak dan Pembelajaran Lebih Optimal
Kemendikdasmen Gelar Dialog Pendidikan Indonesia-Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Kemendikdasmen Rampungkan 349 Sekolah Hasil Revitalisasi di Sumatera Barat
Pemerintah Perkuat Kualitas Guru Demi Pemerataan Pendidikan
komentar
beritaTerbaru