Minggu, 19 April 2026

Pemerintah Perkuat Layanan Pendidikan, Jawa Timur Catat Capaian Signifikan

Minggu, 19 April 2026 19:04 WIB
Pemerintah Perkuat Layanan Pendidikan, Jawa Timur Catat Capaian Signifikan
Musrenbang RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2027, Selasa (14/4/2026).

Surabaya (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan pendidikan melalui program prioritas nasional.

Hal ini disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Jawa Timur Tahun 2027, Selasa.

Menurut Abdul Mu'ti, implementasi program prioritas nasional di Jawa Timur menunjukkan capaian signifikan, terutama dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

Baca Juga: Kemendikdasmen Sosialisasikan Kebijakan Dana BOSP 2026 Lewat Webinar Nasional

Ia menyebutkan, sebanyak 1.390 sekolah telah direvitalisasi dan tiga unit sekolah baru dibangun dengan total anggaran lebih dari Rp917 miliar.

"Program prioritas Presiden terlaksana dengan sangat baik di Jawa Timur. Ini kemungkinan menjadi yang terbesar secara nasional dan telah selesai 100 persen," ujarnya dilansir dari laman Kemendikdasmen.

Selain revitalisasi, program digitalisasi pembelajaran juga menunjukkan perkembangan pesat. Sebanyak 39.843 perangkat Interactive Flat Panel (IFP) telah didistribusikan ke sekolah-sekolah di seluruh wilayah Jawa Timur, disertai pelatihan bagi guru guna mengoptimalkan pemanfaatannya dalam proses belajar mengajar.

Baca Juga: Revitalisasi Sekolah Diperkuat, Kemendikdasmen Prioritaskan Daerah 3T dan Sekolah Rusak

Pemerintah juga menyiapkan berbagai program prioritas pendidikan untuk tahun 2026. Di antaranya adalah alokasi anggaran revitalisasi nasional sebesar Rp14,062 triliun untuk 11.655 satuan pendidikan, serta penambahan tiga perangkat IFP di setiap sekolah.

Program Indonesia Pintar (PIP) akan diperluas hingga jenjang taman kanak-kanak (TK) dan menjangkau jutaan peserta didik. Sementara itu, peningkatan kompetensi guru dilakukan melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dengan beasiswa Rp3 juta per semester bagi 150 ribu guru.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelatihan bahasa Inggris bagi guru sekolah dasar sebagai bagian dari rencana penerapan mata pelajaran bahasa Inggris mulai kelas 3 SD pada 2027.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menjalankan program prioritas nasional.

"Kami mengharapkan sinergi pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program strategis, seperti pembangunan Sekolah Rakyat, digitalisasi pembelajaran, Koperasi Merah Putih, dan Kartu Usaha Afirmatif," katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan keberhasilan pembangunan pendidikan di daerahnya tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak. Melalui program "Jatim Cerdas", pemerintah provinsi fokus pada pemerataan akses dan peningkatan mutu pendidikan.

Khofifah juga mengungkapkan capaian Jawa Timur dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Selama tujuh tahun berturut-turut, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah penerimaan SNBP tertinggi, dengan rasio mencapai 27,20 persen.

Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf, menambahkan bahwa pihaknya mendorong penguatan layanan dasar, termasuk pendidikan, sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Musrenbang RKPD Jawa Timur 2027 turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, bersama sejumlah pimpinan lembaga dan pemerintah daerah.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Indonesia. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemerintah Perkuat Kualitas Guru Demi Pemerataan Pendidikan
Revitalisasi 16 Ribu Sekolah, SD Negeri Tando NTT Jadi Prioritas 2026
Revitalisasi Sekolah Diperkuat, Kemendikdasmen Prioritaskan Daerah 3T dan Sekolah Rusak
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Kabupaten Semarang
Kemendikdasmen Sosialisasikan Kebijakan Dana BOSP 2026 Lewat Webinar Nasional
Kemendikdasmen Genjot Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing untuk Siswa SMK
komentar
beritaTerbaru