Karangasem (buseronline.com) - Pemerintah terus memperkuat upaya menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, meresmikan hasil revitalisasi tahun 2025 di 19 satuan pendidikan berbagai jenjang di Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu.
Dalam keterangannya, dilansir dari laman Kemendikdasmen, Wamen Fajar menegaskan bahwa revitalisasi sekolah merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Ia menyebutkan bahwa sepanjang 2025, program tersebut telah menjangkau ribuan satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
"Tahun 2026 ini, Bapak Presiden telah mengalokasikan anggaran untuk menambah jumlah sekolah yang direvitalisasi. Awalnya sekitar 11 ribu, kemudian ditambah 60 ribu, sehingga total menjadi sekitar 71 ribu sekolah," ujarnya.
Menurutnya, pada tahun 2026 program revitalisasi akan diprioritaskan bagi sekolah dengan kondisi rusak berat, terdampak bencana, serta berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah ini diharapkan mampu menjangkau satuan pendidikan yang paling membutuhkan perhatian.
Wamen Fajar juga menekankan bahwa seluruh kebijakan pendidikan pada dasarnya berorientasi pada kepentingan peserta didik. Oleh karena itu, fasilitas yang telah dibangun harus dijaga dan dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
"Kepada sekolah-sekolah yang menerima revitalisasi, saya ucapkan selamat. Mohon dirawat dan dijaga, karena perawatan tidak kalah penting agar fasilitas ini terus bermanfaat," pesannya.
Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, menyampaikan bahwa pelaksanaan program revitalisasi tahun 2025 di wilayahnya berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu. Sebanyak 19 satuan pendidikan telah menerima manfaat, mulai dari pembangunan ruang kelas, laboratorium, fasilitas sanitasi, hingga ruang layanan pendidikan.
Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan peserta didik menjadi prioritas utama. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai penting untuk memastikan kualitas pendidikan terus meningkat.
"Dengan kolaborasi yang baik, kami ingin memastikan anak-anak di Karangasem mendapatkan fasilitas pendidikan yang aman dan berkualitas," ujarnya.
Di sisi lain, Kepala SD Negeri 3 Duda Timur, I Wayan Sudiana, mengungkapkan bahwa revitalisasi memberikan dampak signifikan bagi sekolahnya. Sebelumnya, sekolah tersebut termasuk dalam kategori dengan kondisi bangunan paling rusak di Karangasem.
"Pembelajaran di sekolah kami menjadi lebih kondusif dan aman. Masyarakat juga sangat antusias. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut ke depannya," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program revitalisasi tersebut.
Dengan rampungnya revitalisasi di 19 sekolah ini, pemerintah optimistis kualitas pendidikan di Kabupaten Karangasem akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen dalam pemerataan akses pendidikan yang layak di seluruh Indonesia. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar