Senin, 25 Mei 2026

150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T

Senin, 06 April 2026 15:12 WIB
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyampaikan sambutan saat pelepasan 150 Alumni LPDP dalam program Pejuang Digital di Auditorium Kantor Sekretariat Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (2/4/2026). (Dok/Kemendikdasmen)

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memperkuat transformasi pendidikan melalui penugasan 150 alumni LPDP dalam program Alumni Pejuang Digital.

Para alumni tersebut secara resmi dilepas oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti di Auditorium Kantor Sekretariat Wakil Presiden, Jakarta, Kamis.

Sebanyak 150 alumni akan bertugas selama 12 minggu di 150 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di empat kabupaten di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), yakni Merauke, Halmahera Utara, Kupang, dan Sumedang. Program ini menjadi bagian dari percepatan pemanfaatan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital yang telah didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Dalam sambutannya, dilansir dari laman Kemendikdasmen, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa para alumni tidak bertugas menggantikan guru, melainkan sebagai mitra strategis dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan.

"Peserta hadir bukan sebagai pengganti guru, tetapi sebagai teman belajar digital dan mitra inovasi untuk bersama-sama menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan relevan bagi murid," ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa alumni LPDP merupakan putra-putri terbaik bangsa yang memilih kembali untuk mengabdi setelah menempuh pendidikan di dalam maupun luar negeri.

Program Alumni Pejuang Digital dirancang dengan empat fokus utama, yakni pembiasaan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, penguatan kompetensi guru melalui praktik interaktif, pengembangan budaya digital di sekolah, serta penyusunan strategi digitalisasi yang berkelanjutan.

Untuk mendukung pelaksanaan program, para peserta telah mengikuti pelatihan intensif yang mencakup pedagogi, pengoperasian perangkat digital, kurasi konten pembelajaran, hingga praktik mengajar (microteaching). Setiap alumni ditempatkan di satu sekolah guna memastikan pendampingan berjalan optimal.

Pemanfaatan perangkat IFP menjadi salah satu kunci dalam transformasi pembelajaran. Teknologi ini memungkinkan guru menyajikan materi melalui video, gim edukatif, serta konten interaktif yang dapat meningkatkan literasi dan numerasi siswa.

Salah satu peserta, San Paris, yang akan bertugas di Halmahera Utara, mengaku termotivasi untuk kembali ke daerah asal dan berkontribusi langsung dalam dunia pendidikan.

"Pelatihan yang kami terima sangat membantu memahami pendekatan pedagogi, meskipun saya berlatar belakang non-kependidikan," ujarnya.

Sementara itu, Oki Ramadani, yang akan bertugas di Merauke, berharap pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa di daerah 3T.

Menurutnya, akses terhadap perangkat digital akan membantu siswa lebih akrab dengan teknologi sehingga tidak tertinggal dibandingkan dengan daerah lain.

Program Alumni Pejuang Digital diharapkan menjadi penggerak perubahan dalam ekosistem pendidikan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang adaptif dan inklusif di era digital. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kemendikdasmen Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Digitalisasi Wilayah 3T
Kemendikdasmen Gelar Komitmen Bersama SPMB Ramah 2026/2027, Tekankan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Revitalisasi Sekolah untuk Memuliakan Murid
Pemerintah Bangun 1.008 Ruang Praktik Siswa untuk Perkuat Pendidikan Vokasi
Kemendikdasmen Dorong Budaya Literasi Anak lewat Lokakarya Membaca Nyaring
Kemendikdasmen, Kemendagri dan KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi 2026
komentar
beritaTerbaru