Melalui PI, PJJ Tanjungrejo 2 Perkuat Iman dan Kebersamaan Jemaat GBKP Namo Kamuna
Medan (buseronline.com) Sektor Perpulungen Jabujabu (PJJ) Tanjungrejo 2, GBKP Setia Budi, Klasis Medan Kampung Lalang, melaksanakan kegia
Regional 10 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) - Anggota Komisi X DPR RI, Lestari Moerdijat, menilai peningkatan keterampilan pendamping anak menjadi faktor krusial dalam membangun kemampuan literasi generasi muda. Pendamping yang dimaksud mencakup guru, orang tua, hingga masyarakat sebagai lingkungan terdekat anak.
Menurut Lestari, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI, pendampingan saat anak menggunakan gawai serta pembiasaan membaca sejak dini harus dilakukan secara konsisten agar berdampak nyata.
"Upaya peningkatan literasi anak bangsa tidak bisa hanya bergantung pada sekolah. Peran orang tua dan lingkungan sekitar dalam menanamkan kemampuan literasi generasi penerus sangat menentukan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, Sabtu (4/4/2026).
Perempuan yang akrab disapa Rerie itu menegaskan, tanpa pendampingan yang tepat, kemampuan literasi anak akan tetap rendah meskipun mereka sudah mampu membaca secara teknis.
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sekitar 75 persen anak usia 15 tahun di Indonesia sudah dapat membaca, namun belum mampu memahami isi bacaan. Bahkan, hanya sekitar separuh dari mereka yang memiliki kemampuan literasi yang baik.
"Ini bukan soal bisa baca atau tidak, tapi soal paham atau tidak. Ini darurat pemahaman bacaan," tegasnya.
Politisi Fraksi Partai NasDem tersebut mendorong sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan literasi. Salah satunya, orang tua harus lebih aktif mendampingi anak saat menggunakan gawai, bukan sekadar melarang atau memberikan perangkat tanpa pengawasan.
Selain itu, dilansir dari laman DPR, ia juga mendorong pemerintah untuk menghapus pajak buku dan kertas agar harga bahan bacaan menjadi lebih terjangkau dan akses masyarakat terhadap buku semakin luas.
Menurut Rerie, peningkatan literasi harus menjadi gerakan nasional yang melibatkan seluruh elemen, bukan hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah.
Ia mengingatkan bahwa kemampuan berpikir kritis generasi muda sangat menentukan daya saing bangsa di masa depan.
"Kedaulatan bangsa di masa depan sangat tergantung pada kemampuan anak-anak kita dalam memahami dan menyaring informasi," pungkasnya.
Upaya penguatan literasi, lanjutnya, perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan agar mampu menciptakan generasi yang cerdas, kritis, dan siap menghadapi tantangan global. (R)
Medan (buseronline.com) Sektor Perpulungen Jabujabu (PJJ) Tanjungrejo 2, GBKP Setia Budi, Klasis Medan Kampung Lalang, melaksanakan kegia
Regional 10 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, Teddy Indra Wijaya, mengajak masyarakat untuk menjelajahi berbagai daerah
Regional 10 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Pemerintah akan menyesuaikan regulasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) guna memberikan kesempatan yang setara bag
Ekonomi 11 jam lalu
Bandung (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak seluruh aparatur peradilan memperkuat budaya integritas dan kolabora
Hukum & Peristiwa 11 jam lalu
Nias (buseronline.com) Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan pembangunan dan rehabilitasi gedung sekolah harus diiringi d
Pendidikan 12 jam lalu
Gunungsitoli (buseronline.com) Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya memastikan pembangunan bronjong di ruas jalan provinsi MigaLol
Ekonomi 13 jam lalu
Depok (buseronline.com) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanfaatkan momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 untuk memperkuat pendidikan
Hukum & Peristiwa 14 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa rokok elektrik bukan merupakan alternatif yang lebih a
Kesehatan 15 jam lalu
Tebingtinggi (buseronline.com) Ketua Tim Penggerak (TP) PKK sekaligus Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumut Kahiyang Ayu
Pendidikan 16 jam lalu
Cimahi (buseronline.com) Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan bahwa integritas pejabat pemerintah harus dibangun tidak hany
Hukum & Peristiwa 17 jam lalu